Laporan: W Widodo

 SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Ratusan warga jemaat Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU) Bendosari turut serta dalam kirab unduh unduh yang diadakan pada Minggu pagi (23/6/2024). Acara ini menjadi simbol syukur dan terima kasih atas rejeki yang diterima oleh para jemaat sepanjang tahun.

Baca Juga:  Keheningan Liputi Suasana UN Hari ke Dua di SD Negeri VI Jambewangi

Kirab unduh unduh ini melibatkan warga jemaat yang membawa hasil pertanian dan berbagai jenis makanan, sebagai bentuk persembahan. Semua hasil tersebut diarak keliling lingkungan RW 05 Bendosari, kemudian dibawa ke Gereja GKJTU Bendosari untuk dilelang. Dana hasil lelang tersebut akan dipersembahkan kepada gereja.

Kegiatan ini dipimpin oleh ketua Majelis Gereja, Murdowo Edi, dan pendeta Yunia Nawangsih. “Ini sebagai bentuk mencintai semua agama. Pawai dimulai dari halaman Pura Adya Dharma kemudian melintas Masjid An’nur dan menuju Gereja GKJTU,” ujar Murdowo Edi.

Baca Juga:  RevComm Indonesia Raih Sertifikasi ISO 27001:2022, Perkuat Komitmen Keamanan Informasi

Selama pawai, berbagai kreativitas jemaat turut menghiasi acara. Ada yang membuat gunungan dari sayuran, sementara yang lain mengenakan pakaian karnaval. Kemeriahan pawai ini berhasil menghibur warga yang turut menyaksikan di sepanjang rute.

Baca Juga:  Tiga Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Sampean Baru Akhirnya Berhasil Ditemukan di Bendungan Tapen

Kegiatan kirab unduh unduh ini bukan hanya sebagai bentuk ungkapan syukur, tetapi juga mempererat hubungan antar umat beragama di lingkungan Bendosari, Salatiga. (*)