Laporan: Tunggul H

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Memuwujudkan komitmen dalam pemberantasan peredaran handphone, pungli, narkoba, dan barang-barang terlarang, tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Rutan Salatiga melakukan penggeledahan dan razia di lingkungan Rutan pada Jumat (17/05).

Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian, menyatakan bahwa kegiatan razia ini adalah bagian dari komitmen mereka untuk memberantas dan memerangi narkoba, handphone, pungli, serta barang-barang terlarang lainnya. Selain itu, ini juga merupakan langkah deteksi dini dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Salatiga.

Baca Juga:  Ribuan Kasus Narkoba dan Miras Berhasil Dibongkar, Operasi Pekat Candi 2026 Sita Barang Bukti Senilai Rp15 Miliar

“Kegiatan razia kali ini sebagai komitmen memberantas dan perang melawan narkoba, handphone, pungli, barang-barang terlarang sekaligus langkah deteksi dini dalam upaya keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Redy mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari prinsip PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif) dan dilakukan sesuai dengan aturan yang ada, berpegang teguh pada 3 + 1 Kunci Pemasyarakatan Maju, yaitu deteksi dini, pemberantasan peredaran narkoba, sinergi dengan aparat penegak hukum, dan kembali ke dasar-dasar pemasyarakatan.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Satu Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

“Kegiatan ini sebagai langkah PASTI dan sebagai petugas kami selalu melakukan tugas sesuai dengan aturan serta berpegang teguh pada 3 + 1 Kunci Pemasyarakatan Maju,” ungkapnya.

Dalam razia kali ini, Rutan Salatiga dipastikan bebas dari narkoba dan barang terlarang setelah dilakukan penggeledahan tubuh, razia di seluruh kamar hunian, dan lingkungan sekitar Rutan.

Baca Juga:  Diduga Alami Gangguan Kesehatan, Seorang Ibu Rumah Tangga di Kabupaten Semarang Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Mandi 

Kepala Keamanan Rutan, Kumroji, menambahkan bahwa razia ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan kondisi keamanan yang kondusif dan memastikan Rutan Salatiga bebas dari narkoba dan handphone.

“Terlebih Rutan Salatiga sudah mendapat predikat WBK, untuk itu selain pelayanan prima, program pembinaan dengan baik, keamanan juga menjadi penting untuk senantiasa dijaga,” tandasnya. (*)