Laporan: W Widodo

SALATIGA | BERITA-GLOBAL – Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag. Rektor UIN Salatiga menyatakan bahwa pemilu merupakan pesta demokrasi sehingga sebagai bangsa yang besar dan berkedaulatan rakyat mari gunakan pemilu ini sebagai salah satu instrumen demokrasi di dalam memilih kepemimpinan nasional. Untuk itu harus dijaga marwahnya dalam memilih pemimpin yang bisa menyatukan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NRKI), untuk itu masyarakat harus saling menghormati hak orang lain apabila ada perbedaan pilihan dan pandangan politiknya dalam gelaran Pemilihan Umum (Pemilu), jaga sebaik-baiknya dan tetap jaga harmoni sebagaimana Bhineka tunggal Ika. 

Baca Juga:  Penerimaan CPNS dan PPPK Kementerian Hukum dan HAM RI Dibuka Hari Ini

“Menyikapi pemilu yang berlangsung saat ini, kami mengimbau beberapa hal yaitu bahwa setiap orang memiliki hak secara konstitusional dalam demokrasi, menyampaikan pendapat di muka umum tanpa terkecuali. Tapi ingat, di dalamnya juga ada prinsip tanggung jawab,” ungkap Prof. Zakiyuddin Baudhawy M.Ag., saat ditemui di Kampus UIN, Sabtu, (03/2/2024).

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Semeru 2026 Dimulai, Polres Bondowoso Perkuat Sinergi Lintas Sektoral

Sebab itu, sebutnya, masyarakat dipersilakan menggunakan hak-hak itu tetapi jangan memaksa pilihan orang lain untuk pilihan politik yang sama.

“Kami mengimbau dalam setiap masalah pesta demokrasi gunakanlah cara yang santun, yang benar sesuai ketentuan yang ada dan juga menghargai pilihan orang lain, meskipun kita beragam dan berbeda pilihan tapi persatuan dan kesatuan harus kita jaga dalam harmoni kedamaian.” imbaunya. (*)

Baca Juga:  Bangun Rasa Kepedulian dan Kerukunan Antar Umat Beragama, Satgas Yonif PR 433/JS Bagikan Alkitab