Laporan: W Widodo 

SALATIGA | BERITA-GLOBAL – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga laksanakan penandatanganan komitmen bersama pembangunan zona integritas dan pakta integritas tahun 2024 yang diikuti seluruh petugas.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Rutan Salatiga, Redy Agian mengatakan penandatanganan komitmen ini menjadi momentum untuk menggelorakan budaya kinerja anti korupsi.

“Kegiatan ini jangan dilakukan sebatas seremoni belaka, walaupun kita sudah meraih WBK tetapi jadikan momentum ini untuk menggelorakan budaya anti korupsi, mewujudkan tata pemerintahan yang bersih, dan tentunya meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada,” ujar Redy saat memberikan sambutan dan arahan dihadapan para petugas. Senin (15/01).

Baca Juga:  Batik Desa Mengantar Diva Juarai Temanggung Batik Show 2019

Redy menyampaikan sebagai ASN yang mempunyai kewajiban menjadi pelayanan publik, harus terus berproses dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, stakeholder terlebih pada warga binaan dan tentunya dengan semangat zona integritas ini diwujudkan dalam setiap tindakan dan perilaku keseharian.

Baca Juga:  Koptu Marinir Acep Pebriyanto Raih Juara Harapan II di Indonesian Open Body Contest 2024, Semangat dan Dedikasi dari Lapangan hingga Panggung

“Sebagai ASN harus terus berproses dan berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, stakeholder terlebih pada WBP dan tentunya dengan semangat zona integritas ini dapat diwujudkan dalam setiap tindakan dan perilaku sehari – hari,” ucapnya.

Redy menegaskan kembali seluruh jajaran agar merubah mindset, memperbanyak literasi dan berinovasi sehingga dapat mempermudah pekerjaan dan tentunya selalu menjaga integritas, kompak, guyup, rukun dan berkolaborasi antar sub seksi.

Baca Juga:  Yang Muda Yang Berkarya, Dua Bersaudara Wirausahawan Kreatif Salatiga

“Ubah mindset, jangan lagi melakukan pekerjaan monoton, harus perbanyak literasi dan inovasi sehingga dapat mempermudah pekerjaan dan tentunya selalu menjaga integritas, kompak, guyup, rukun dan berkolaborasi antar sub seksi,” tegasnya. (*)