Istimewa 

Editor: W Widodo

YOGYAKARTA | BERITA-GLOBAL.COM – Jembatan Kretek 2 yang ada di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat, 2 Juni 2023. Jembatan sepanjang 2,7 kilometer yang membentang di atas Sungai Opak tersebut dinilai memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Ini manfaatnya sangat besar sekali untuk menyingkat waktu, untuk mengurangi pengeluaran bagi pengunjung, dan sebagainya sehingga masyarakat sangat apresiasi apa yang diprogramkan oleh pemerintah pusat lewat pemerintah daerah sekarang sudah terlaksana,” ujar Topo, Lurah Parangtritis, dalam keterangannya.

Baca Juga:  Delapan Penjahat Beraksi di Beragam Modus Dibekuk Polres Bojonegoro dalam Operasi Sikat Semeru 2025

Topo pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Kretek 2 sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Topo juga menyebut jembatan tersebut sudah lama dinantikan kehadirannya oleh masyarakat.

“Bapak Presiden, Pak (Menteri) PUPR, Pak Gubernur, Pak Bupati, semua pihak yang mendukung kegiatan ini sehingga sekarang menjadi kenyataan yang diidam-idamkan masyarakat bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Topo.

Baca Juga:  Menaker Tegaskan Serikat Pekerja Mitra Strategis Perusahaan dalam Hubungan Industrial

Manfaat turut dirasakan oleh Ida, seorang penjual sate koyor yang sehari-hari berdagang di sekitar kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Bantul. Menurut Ida, hasil usahanya meningkat sejak adanya Jembatan Kretek II.

“Manfaatnya banyak kita bisa ngasih peluang orang yang ekonominya menengah, bisa usaha di sana ramai alhamdulillah, pokoknya alhamdulillah bisa membantu warga, pokoknya terima kasih terima kasih Pak Jokowi,” ucap Ida.

Tidak hanya bagi para pedagang, manfaat Jembatan Kretek 2 juga dirasakan oleh warga bernama Dwi Atmanto. Ia mengaku jarak tempuh ke kawasan Parangtritis dan sekitarnya menjadi lebih cepat dan mudah dijangkau.

Baca Juga:  Rakornas 2026 Jadi Momentum, Pemkab Tulungagung Satukan Arah Pembangunan Nasional

“Yang dulu harus _muter_ jauh, sekarang tinggal kalau _muter_ itu setengah jam lebih, sekarang seperempat jam sudah bisa mengakses pantai-pantai di selatan, termasuk Parangtritis dan pantai lainnya,” ujar Dwi. (*)