Laporan: W Widodo 

SEMARANG | berita-global.com – Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Atas dasar itu, Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (Pipas) Kemenkumham Jawa Tengah menggelar Ziarah dan Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal dalam rangkaian memperingati HUT Pipas Ke-19, Jumat (06/01).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Penasihat Pipas Jawa Tengah, Restu Yuspahruddin, Ketua Pipas Jawa Tengah, Rita Supriyanto, Kalapas Perempuan Kelas II A Semarang, Kristiana Hambawani, dan segenap anggota Pipas Kemenkumham Jawa Tengah Jawa Tengah.

Baca Juga:  Tolak Perpecahan, AMPI Sumut Gelar Deklarasi Dukung Pemilu Damai 2024

Kegiatan ziarah dan tabur bunga diawali dengan penghormatan kepada arwah yang diikuti mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Penasihat Pipas Jawa Tengah, Restu Yuspahruddin. Karangan bunga kemudian diletakkan di atas monumen pahlawan, yang ditutup dengan penghormatan sebelum meninggalkan lapangan upacara.

Selepas meninggalkan lapangan upacara, Paguyuban Ibu-ibu yang memiliki slogan mandiri, adaptif, dan inovatif tersebut langsung melaksanakan tabur bunga di pusara TMP Giri Tunggal. Kegiatan berlangsung lancar dan khidmat.

Baca Juga:  Tingkatkan Iman dan Taqwa, Binrohtal Menjadi Sarana Meraihnya di Polsek Tuntang

Dijumpai usai kegiatan, Restu Yuspahruddin menyampaikan makna dari upacara tabur bunga yang hari ini digelar.

“Kegiatan hari ini dalam rangkaian hari jadi Pipas yang ke-19, kita berkunjung ke taman makam pahlawan untuk membawa iringan doa untuk arwah para pahlawan yang telah gugur mendahului kita,” tuturnya.

Baca Juga:  Kodim 0714/Salatiga Gelar Kegiatan Donor Darah Massal dalam Peringatan Hari Juang Kartika

Pada momen spesial itu, salah satu makan yang ditaburi bunga adalah Mantan Menteri Kehakiman periode 1998-1999, Prof. Dr. H. Muladi, SH, MH.

“Kita mendoakan arwah para pahlawan tersebut diterima disisi Allah SWT diampuni seluruh kesalahannya dan diterima amal nya, khususnya pahlawan yang pernah mengabdi kepada Kementerian Hukum dan HAM,” pungkasnya. (*)