Karya bakti TNI Koramil 10/Sumowono, Kodim 0714/Salatiga bersama warga Dusun Gelaran, Desa Trayu, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, membersihkan sisa material tanah longsor yang menimpa rumah Mulyanto. (Foto: Pendim 0714/Salatiga)

Ungaran, beritaglobal.net – Tingginya curah hujan di penghujung bulan Februari 2020, menjadi salah satu sebab, terjadinya tanah longsor di Dusun Gelaran, Desa Trayu, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang.

Baca Juga:  Salatiga Apresiasi Pahlawan Kemanusiaan: 1.842 Pendonor Darah Sukarela Terima Penghargaan di UIN Salatiga

Disampaikan Komandan Koramil 10/Sumowono Kapten Chb Noor Rofiq, melalui Kepala Penerangan Kodim 0714/Salatiga Pelda Wahyudha Widharta kepada beritaglobal.net, Jumat (28/02/2020), dengan adanya peristiwa tanah longsor yang menimpa rumah Mulyanto (65), warga Dusun Gelaran, jajaran Koramil 10/Sumowono bersama – sama warga setempat, dengan sigap membersihkan material tanah longsor yang menimpa rumah Mulyanto dan menutupi sebagian badan jalan.

Baca Juga:  Gelombang Tinggi Ancam Perairan Maluku Utara, Polda dan BMKG Himbau Kewaspadaan

“Dari kemarin, kami sudah berupaya membersihkan puing – puing longsoran, hingga hari ini kita melanjutkan pengerjaan sekaligus melakukan pengecekan titik lainnya,” jelas Noor Rofiq melalui Pelda Wahyudha.

Baca Juga:  Ribuan Siswa Unjuk Gigi, Jatim Siap Kuasai Panggung Nasional hingga Global

Menurut Danramil 10/Sumowono,  kegiatan karya bakti ini merupakan kepedulian TNI dalam tanggap bencana.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada apabila terjadi hujan atau cuaca ekstrim, terlebih lagi, beberapa rumah warga yang posisinya tepat bersebelahan dengan bukit atau ketinggian. (Fera Marita)