Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Menyambut Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia ke-77 yang jatuh pada 1 September 2025, Polres Nganjuk menggelar kegiatan vaksinasi influenza bagi seluruh personel. Program ini dilaksanakan pada Kamis (14/8/2025) di Klinik Pratama Polres Nganjuk, bekerja sama dengan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Nganjuk.

Sebanyak 125 personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti vaksinasi menggunakan vaksin merek VaxigripTetra, yang disuplai oleh Dokkes Polda Jawa Timur. Sebelum penyuntikan, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tenaga medis untuk memastikan kondisi fisik siap menerima vaksin.

Baca Juga:  Tegaskan Komitmen untuk Rakyat, Lilik Hendarwati Masuk 10 Besar Anggota DPRD Jatim Terbaik

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., mengatakan vaksinasi influenza menjadi langkah strategis menjaga stamina dan kesehatan personel di tengah perubahan cuaca yang kerap memengaruhi daya tahan tubuh.

Baca Juga:  Apel Operasi Lilin Semeru 2025, Polres Pasuruan Siapkan 438 Personel Amankan Nataru

“Dengan vaksinasi ini, kami ingin memastikan seluruh personel tetap bugar sehingga mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” tegas AKBP Henri.

Sementara itu, Kasidokkes Polres Nganjuk, AIPDA Sunarto Wibowo, S.H., menuturkan bahwa VaxigripTetra merupakan vaksin yang aman dan efektif mencegah flu, terutama bagi personel kepolisian yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan banyak orang.

“Lingkungan kerja kepolisian memiliki tingkat interaksi yang tinggi. Upaya pencegahan penyakit seperti ini sangat penting untuk melindungi personel dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Gerakan Pangan Murah Polri di Pasuruan Diserbu Warga, 45 Ton Beras Ludes Disalurkan

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan RI, kegiatan ini juga merupakan upaya membangun ketahanan kesehatan internal di lingkungan Polres Nganjuk. Diharapkan, personel yang sehat dapat terus memberikan pelayanan prima serta menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari risiko penularan penyakit. (*)