TMMD Sengkuyung Tahap II Resmi Ditutup, Dandim Salatiga: Desa Kuat Jadi Fondasi Kemajuan Negeri

Laporan: Wahyu Widodo
KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang resmi ditutup oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., Kamis (21/05/2026).
Upacara penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, sebagai bentuk komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
Sejak pagi, warga Desa Jatirunggo tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Kehadiran jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perangkat daerah semakin menambah semarak suasana penutupan TMMD tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang, kepala OPD, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung suksesnya pelaksanaan program TMMD.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0714/Salatiga membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro yang menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor antara TNI, kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, Polri, serta masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah.
“TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa. Makna tema tersebut menekankan pentingnya membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional. Desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Dandim saat membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro.
Ia menjelaskan, TMMD Reguler ke-128 dilaksanakan serentak di empat wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Purbalingga, Kulon Progo, Pati, dan Sragen. Bersamaan dengan itu, seluruh Kodim di bawah jajaran Kodam IV/Diponegoro juga melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap II di wilayah masing-masing.
Selama pelaksanaan program TMMD di Desa Jatirunggo, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan. Di antaranya pembukaan dan perbaikan akses jalan desa, pembangunan dan rehabilitasi jembatan, pembangunan saluran air dan sistem irigasi, hingga pembangunan sarana infrastruktur penunjang lainnya yang dibutuhkan masyarakat.
Tak hanya itu, program instalasi air bersih melalui TNI AD Manunggal Air juga berhasil diwujudkan guna membantu kebutuhan air bersih warga desa.
Program lain yang turut dilaksanakan yakni rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jambanisasi dan fasilitas MCK, pembersihan lingkungan, perluasan lahan tanaman pangan untuk mendukung ketahanan pangan, serta penghijauan melalui penanaman bibit pohon keras di sekitar lokasi TMMD.
Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung Tahap II juga menyasar kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan masyarakat, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0714/Salatiga, yang telah membantu percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Semarang melalui program TMMD.
Menurutnya, keberadaan program TMMD sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi warga.
“Kami berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat demi menunjang aktivitas dan meningkatkan kesejahteraan warga desa,” ujar Bupati Semarang.
Berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Jatirunggo diharapkan semakin memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional yang dimulai dari desa. (*)








Tinggalkan Balasan