Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana berbeda terlihat di kawasan Pusat Kuliner PKL Kridanggo, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga pada Sabtu pagi. Ratusan personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tumpah ruah mengikuti kegiatan “Jaga Tirta” atau Resik-Resik Kota yang digelar oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0714/Salatiga, (20/09/25).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-75. Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Inf Guvta Alugoro Koedoes, serta dihadiri oleh Wali Kota Salatiga bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Lebih dari Sekadar Bersih-Bersih

Dalam sambutannya, Letkol Inf Guvta menegaskan bahwa kegiatan Jaga Tirta memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aksi membersihkan lingkungan.

Baca Juga:  Aksi Gelap di Bawah Jalan: Dua Pencuri Kabel dalam Gorong-Gorong Diciduk Polrestabes Surabaya

“Jaga Tirta ini bukan hanya resik-resik kota, tetapi juga simbol kepedulian TNI terhadap masyarakat. Ini wujud pengabdian nyata, bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan, menciptakan kota yang bersih, sehat, dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Menurutnya, kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan semacam ini, TNI ingin menunjukkan bahwa kehadirannya selalu dekat dengan rakyat, bukan hanya dalam menjaga kedaulatan, tetapi juga dalam mendukung kehidupan sosial dan lingkungan.

Gotong Royong Satukan Semua Elemen

Aksi bersih-bersih di Kridanggo melibatkan seluruh unsur masyarakat. Warga tampak antusias bergotong royong bersama aparat membersihkan area publik yang menjadi salah satu pusat aktivitas kuliner di Kota Salatiga.

Baca Juga:  MSRI Genap Setahun: Meneguhkan Solidaritas Pers dan Marwah Demokrasi di Tengah Arus Disrupsi

Selain menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya kebersihan dan pelestarian sumber daya air, yang merupakan inti dari makna “Jaga Tirta”.

Bagi masyarakat, keterlibatan TNI dalam kegiatan seperti ini menambah semangat dan memberi teladan nyata tentang pentingnya menjaga kebersihan.

Program Berkelanjutan

Kegiatan Jaga Tirta menjadi bagian dari program besar Bhakti Teritorial Prima yang diinisiasi Kodim 0714/Salatiga. Ke depan, rangkaian peringatan HUT TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro akan diisi dengan berbagai agenda sosial, di antaranya bakti kesehatan, karya bakti, hingga kegiatan pembinaan masyarakat.

“Semua kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Kodim 0714/Salatiga untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kami ingin hadir, bekerja, dan bermanfaat langsung bagi rakyat,” tambah Letkol Inf Guvta.

Baca Juga:  Residivis Spesialis Kotak Amal Kembali Diringkus: Aksi Kriminal di Kota Malang Terhenti di Musala

Melalui program berkelanjutan ini, TNI berharap dapat terus membangun sinergitas bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus memperkuat ketahanan sosial di Kota Salatiga. (*)

1. “Jaga Tirta, Bukti Nyata Bhakti TNI untuk Kota Salatiga di HUT ke-80”

2. “Resik-Resik Kridanggo: Dandim Salatiga Satukan TNI, Warga, dan Pemda di HUT TNI”

3. “HUT TNI ke-80, Kodim 0714/Salatiga Gaungkan Semangat Kebersihan lewat Jaga Tirta”

 

 

4. “Sinergi TNI-Rakyat, Jaga Tirta Jadi Simbol Kepedulian Lingkungan di Salatiga”

 

 

5. “Dari Kridanggo untuk Salatiga: Dandim Pimpin Jaga Tirta sebagai Bhakti Teritorial”