Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Upaya penertiban lalu lintas yang dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya di kawasan Jalan Ngaglik membuahkan hasil positif. Arus kendaraan kini tampak lebih tertib dan lancar, menyusul aksi gerak cepat (Gercep) yang difokuskan untuk menindak para pengendara yang kerap mengabaikan aturan keselamatan jalan.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M., dalam keterangannya pada Sabtu (1/11/2025), menerangkan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel secara intensif untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan. Penindakan terutama menyasar pelanggaran seperti melawan arus, tidak menggunakan helm standar SNI, serta pelanggaran lain yang berpotensi memicu kecelakaan.

Baca Juga:  Antisipasi Lonjakan Pemudik, Polres Salatiga Cek Kesiapan Pospam dan Posyan

“Kami telah menginstruksikan seluruh anggota Satlantas untuk menindak tegas para pelanggar, khususnya pengendara roda dua yang membahayakan dirinya sendiri maupun pengguna jalan lain,” tegas AKBP Galih.

Penertiban tersebut tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum semata, tetapi juga mengandung unsur edukasi. Satlantas ingin mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

“Kami tidak hanya menilang. Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama. Jika budaya tertib lalu lintas dibangun, kecelakaan bisa dicegah sejak awal,” jelasnya.

Baca Juga:  Diduga Menjadi Korban Perampokan, Seorang Ibu Rumah Tangga di Ngawi Ditemukan Tewas Terikat

AKBP Galih juga menyoroti pentingnya etika berkendara, seperti saling menghormati antar pengguna jalan dan tidak menggunakan bahu jalan untuk menyalip. Menurutnya, perilaku berkendara yang sopan menjadi refleksi kesadaran hukum dan kepedulian sosial.

Di samping penindakan, Satlantas Polrestabes Surabaya juga menggencarkan sosialisasi Kamseltibcarlantas (Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) melalui berbagai media dan pendekatan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026 di Monas, Ribuan Personel Siap Amankan Mudik

“Rambu bukan sekadar pajangan. Mematuhinya adalah cara kita menjaga keselamatan diri dan orang lain. Mari kita jadikan keselamatan sebagai budaya bersama,” tutup AKBP Galih.

Aksi gerak cepat Satlantas Polrestabes Surabaya ini disambut positif oleh warga sekitar Jalan Ngaglik. Dengan semakin meningkatnya kepatuhan pengendara, suasana lalu lintas di kawasan tersebut kini terasa lebih tertib, aman, dan nyaman selaras dengan upaya menciptakan Kota Surabaya yang ramah dan berbudaya tertib lalu lintas. (*)