18 Medali Membawa Jatim ke Puncak: FLS3N 2025 Jadi Panggung Kejayaan Pelajar Nusantara

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Provinsi Jawa Timur kembali mengukuhkan posisinya sebagai gudang talenta seni terbaik di Indonesia. Melalui ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025) tingkat pendidikan menengah, para pelajar Jatim tampil spektakuler dan berhasil menyabet gelar Juara Umum dengan total 18 medali, menjadikan provinsi ini sebagai yang paling unggul di kancah nasional, (27/11/25).

FLS3N 2025 yang berlangsung di Jakarta pada 17–23 November 2025 menjadi saksi bagaimana kreativitas, inovasi, dan daya saing para pelajar Jawa Timur menggelegar dan menonjol di antara ribuan peserta dari berbagai penjuru Tanah Air.

Jatim Mendominasi, Sabet 18 Medali

Performa pelajar Jawa Timur hampir tak terbendung sepanjang kompetisi. Total 18 medali berhasil diraih, terdiri dari:

7 medali emas, 4 medali perak, 7 medali perunggu.

Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan perolehan medali terbanyak, mengungguli DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DKI Jakarta.

Baca Juga:  Viral Satgas Palsu Curi di Warung, Pemkot Surabaya Pastikan Bukan Petugas Resmi

Penghargaan Juara Umum FLS3N 2025 diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono kepada Plt. Kabid PSMA Dindik Jatim Any Saulina, yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada puncak acara di Jakarta.

Gubernur Khofifah: Bukti Ketangguhan dan Inovasi Pelajar Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi tersebut.

“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa pelajar Jawa Timur memiliki kreativitas dan ketangguhan yang luar biasa. Mereka tidak hanya memenangkan kompetisi, tapi menginspirasi bangsa,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Ia menambahkan, FLS3N bukan hanya ajang unjuk bakat di bidang seni dan sastra, tetapi ruang pembentukan karakter, kecerdasan emosional, serta pemantik kreativitas generasi muda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur disebutnya akan terus memperkuat pembinaan agar pelajar mampu menembus panggung internasional.

Baca Juga:  Pemeriksaan Kasus Berlangsung, Ronald Tannur Kembali Diperiksa di Rutan Surabaya

Kompetisi Terketat Sepanjang Penyelenggaraan FLS3N

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengungkapkan bahwa FLS3N 2025 merupakan salah satu yang terbesar dan paling kompetitif.

Data menunjukkan:

89.241 peserta mendaftar dari seluruh Indonesia

Hanya 855 finalis dari 37 provinsi dan Sekolah Indonesia Luar Negeri yang lolos

Hanya 0,9% peserta yang mampu mencapai babak final

Dari Jawa Timur sendiri, 23 finalis turun di 16 cabang lomba, membawa misi mempertahankan superioritas provinsi tersebut dalam bidang seni dan sastra.

“Prestasi ini merupakan buah sinergi antara sekolah, guru pembina, orang tua, dan pemerintah daerah dalam membentuk ekosistem prestasi yang kuat,” jelas Aries.

Apresiasi Spesial dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

Keberhasilan Jawa Timur turut mendapat apresiasi khusus dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Rektor IKJ Prof. Dr. Ir. M. Syamsul Maarif memberikan penghargaan berupa:

Satu beasiswa penuh untuk Provinsi Jawa Timur sebagai Juara Umum

Baca Juga:  Komandan Kodim 0714/Salatiga Pimpin Apel Pengecekan Pemberangkatan Cuti Lebaran Gelombang Satu

Bebas tes masuk IKJ bagi seluruh juara 1, 2, 3, serta juara harapan

Langkah ini menjadi bentuk dukungan terhadap para pelajar berprestasi yang telah menunjukkan kemampuan seni mengesankan serta potensi besar untuk berkembang di bidang kreatif.

Jatim Semakin Mantap sebagai Barometer Pendidikan Nasional

Dominasi Jawa Timur di FLS3N 2025 menambah panjang deretan prestasi provinsi tersebut di tingkat nasional, setelah sebelumnya meraih sukses besar di LKS Nasional, OPSI, dan O2SN tahun ini.

Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi dorongan bagi seluruh pelajar Jawa Timur untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi, baik di ajang nasional maupun internasional.

Dengan pencapaian gemilang tersebut, Jawa Timur kembali menegaskan diri sebagai barometer pendidikan dan seni nasional, sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam membangun ekosistem prestasi yang berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!