Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana berbeda tampak di halaman SDIT Nidaul Hikmah, Jumat pagi (13/2/2026). Sejak mentari belum terlalu tinggi, ratusan siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 sudah berbaris rapi, wajah-wajah mungil mereka memancarkan semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Mengusung tema “Optimalkan Momentum Istimewa untuk Perubahan Lebih Baik”, pawai Ramadhan ini menjadi ajang penuh makna, bukan sekadar arak-arakan tahunan. Para siswa, guru, dan karyawan sekolah bergerak bersama menyusuri rute yang telah ditentukan di sekitar lingkungan sekolah.

Poster-poster bertuliskan ajakan berpuasa, pesan kebaikan, hingga kalimat motivasi memperbaiki diri dibawa dengan bangga. Sepanjang perjalanan, lagu-lagu bertema Ramadhan menggema, menciptakan suasana religius sekaligus penuh keceriaan. Tak hanya itu, balon-balon warna-warni dibagikan kepada anak-anak yang menyaksikan di tepi jalan, menambah semarak syiar pagi itu.

Baca Juga:  Sosialisasi Masif Polres Tulungagung: Upaya Cegah Karhutla di Tengah Musim Kemarau

Kepala Sekolah SDIT Nidaul Hikmah, Dony Prasetyo Nugroho, S.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter sekaligus sarana syiar kepada masyarakat.

“Pawai ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari ikhtiar kami menanamkan kecintaan kepada Ramadhan sejak dini. Kami ingin anak-anak menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dan penuh kegembiraan,” ujar Dony kepada Suaraglobal.com.

Menurutnya, tema yang diusung tahun ini memiliki pesan reflektif yang kuat. Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum memperbaiki diri secara menyeluruh.

Baca Juga:  Hadiri Pertemuan Rutin Pamerkersa, Penasehat Pamerkersa Ingatkan Anggota Untuk Selalu Bermanfaat Bagi Lingkungan

“Melalui tema ‘Optimalkan Momentum Istimewa untuk Perubahan Lebih Baik’, kami mengajak seluruh siswa untuk mempersiapkan diri secara fisik dan hati. Ramadhan adalah kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan keikhlasan, dan memperkuat akhlak,” jelasnya.

Dony berharap pawai ini tidak berhenti pada perayaan simbolik semata. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam pembentukan karakter siswa.

“Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mencintai agamanya, memiliki rasa cinta yang mendalam kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, serta mampu menjadi agen kebaikan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Beras Murah Ludes Diserbu Warga, Polres Tanjung Perak Salurkan 5 Ton di Lima Titik Strategis

Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan rombongan siswa yang berjalan tertib dan penuh semangat. Keceriaan terpancar dari wajah para peserta, menjadi gambaran betapa Ramadhan disambut bukan dengan beban, melainkan dengan sukacita dan kesiapan hati.

Bagi SDIT Nidaul Hikmah, pawai ini bukan hanya perayaan menyambut bulan suci. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar nyata membentuk generasi yang sadar, bertanggung jawab, dan siap menjalani Ramadhan sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik. (*)