Irdam V/Brawijaya Pimpin Apel Pemberangkatan Satgas Kemanusiaan ke Aceh Utara, Ratusan Prajurit dan 20 Ton Logistik Diberangkatkan via KRI SBY-591
Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan. Inspektur Daerah Militer (Irdam) V/Brawijaya, Brigjen TNI Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si., memimpin langsung apel pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam yang diberangkatkan menuju Kabupaten Aceh Utara. Apel berlangsung di Dermaga Semampir Baru Koarmada II Surabaya, Senin (06/01/2026).
Pemberangkatan Satgas ini merupakan respons cepat Kodam V/Brawijaya terhadap bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara dan menyebabkan dampak serius bagi masyarakat. Ratusan personel TNI beserta bantuan logistik diberangkatkan menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) SBY-591 di bawah komando Kolonel Laut (P) Syaifudin Zuhri.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Muhammad Aidi menegaskan bahwa kehadiran Satgas ini merupakan bentuk nyata peran TNI sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Ia menekankan bahwa tugas kemanusiaan adalah bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat.
“Keberangkatan Satgas ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab TNI kepada masyarakat. Di mana pun rakyat membutuhkan, TNI harus siap hadir untuk membantu, khususnya dalam situasi darurat bencana,” tegas Irdam V/Brawijaya.
Satgas Penanggulangan Bencana Alam ini terdiri dari gabungan beberapa satuan. Di antaranya prajurit dari Yonzipur 17/Ananta Dharma Kodam VI/Mulawarman, Yonif Teritorial Pembangunan 887/KJM Lamongan sebanyak 100 personel yang dipimpin oleh Kapt Inf Udhan Kusuma Tirta, serta Yonif Teritorial Pembangunan 837/KT Madura sebanyak 150 personel di bawah komando Mayor Inf M. Harbin B. Siraman.
Selain kekuatan personel, Satgas juga dibekali berbagai sarana dan prasarana pendukung untuk operasi di daerah bencana. Material yang diberangkatkan meliputi satu unit dump truk, tiga unit sepeda motor dinas jenis KLX, serta berbagai logistik bantuan sosial yang berasal dari Pemerintah Kota Malang.
Bantuan sosial yang dikirimkan memiliki total berat lebih dari 20 ton, terdiri dari bahan makanan pokok, perlengkapan bayi, pakaian layak pakai, serta perlengkapan ibadah. Seluruh bantuan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir bandang sekaligus mendukung percepatan pemulihan kondisi masyarakat dan infrastruktur di wilayah terdampak.
Melalui pengiriman Satgas ini, Kodam V/Brawijaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga sinergi lintas matra TNI serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi bencana alam. Diharapkan, kehadiran Satgas Penanggulangan Bencana Alam ini tidak hanya meringankan beban korban, tetapi juga memperkuat solidaritas nasional dan semangat gotong royong dalam menghadapi setiap musibah. (*)


Tinggalkan Balasan