Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Wajah Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mendadak penuh antusias, Senin (26/1/2026). Ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas menyemut untuk menyimak langsung paparan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam sebuah talkshow bertema Arah Baru Pembangunan Nasional. Acara berlangsung hangat dan interaktif, menandai kunjungan pertama Gibran ke kampus yang dikenal sebagai “Indonesia Mini” tersebut.

Dalam forum tersebut, sang Wapres langsung tancap gas mengulas arah pembangunan nasional, dengan Papua menjadi salah satu sorotan utama.

“Sudah ada beberapa pembangunan di Papua yang on progress. Tugas kita memastikan semua berjalan baik,” tegas Gibran membuka paparannya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Apresiasi Polri Berhasil Gagalkan Peredaran 214,84 Ton Narkoba Senilai Rp 29 Triliun

Rumah Sakit, Stadion, Pasar — Papua Dikebut!

Gibran menyebut pembangunan sarana dan prasarana kesehatan di Jayapura kini menjadi prioritas pemerintah. Targetnya jelas: warga Papua tidak lagi perlu terbang ke Makassar hanya untuk mendapatkan layanan medis.

Tak berhenti di sektor kesehatan, proyek lain juga turut digarap. Stadion sepak bola, Sekolah Rakyat hingga pasar rakyat ikut dibenahi sebagai penyangga kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Mari kita kawal bersama percepatan pembangunan di Papua,” seru Wapres.

Kritik Dianggap Vitamin, Bukan Serangan

Menjawab kritik yang kerap menyertai aktivitas pemerintah di Papua, Gibran terlihat santai. Ia memastikan bahwa segala catatan publik justru diperlakukan sebagai pengingat.

Baca Juga:  Armuji Galang Dukungan, Strategi Lawan 'Kotak Kosong' di Tambak Dukuh untuk Menangkan Risma-Gus Han

“Kritik kami pandang sebagai masukan. Pemerintah membangun Papua secara menyeluruh,” ujarnya.

Anak Papua Diminta Pulang — Jangan Keras di Rantau, Kosong di Rumah

Dalam sesi akhir, Wapres mengarahkan fokusnya pada para pemuda asal Papua yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah. Ia menyerukan agar mereka kembali setelah lulus untuk meninggalkan jejak di tanah kelahiran sendiri.

“Anak-anak muda adalah kunci agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” bebernya.

UKSW Jadi ‘Rumah Kedua’ 1.000 Mahasiswa Papua

Rektor UKSW, Prof. Intyas Utami, membenarkan bahwa kampusnya sudah lama menjadi tempat tumbuhnya talenta muda Papua.

Baca Juga:  Penuh Khidmat di TMP  Nasluwing, Kapolres Buru Pimpin Ziarah Pahlawan Sambut Hari Bhayangkara ke-79

“Saat ini ada sekitar 1.000 mahasiswa asal Papua menempuh pendidikan di UKSW,” ungkapnya.

Prof. Intyas menambahkan bahwa UKSW telah menandatangani banyak kerja sama dengan berbagai daerah di Papua sebagai bagian dari komitmen pengembangan sumber daya manusia program yang sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkukuh kualitas SDM nasional.

Talkshow ditutup dengan sesi tanya jawab yang penuh warna, mulai dari isu pembangunan hingga keterlibatan anak muda dalam kebijakan negara. Para mahasiswa pun terlihat puas dapat berdiskusi langsung dengan orang nomor dua di Indonesia itu. (*)