Polda Jateng–UKSW Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Salatiga, Sinergi Akademik dan Penegakan Hukum Menguat

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Kolaborasi antara dunia akademik dan institusi penegak hukum semakin diperkuat. Polda Jawa Tengah bersama Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi menjalin kerja sama strategis dengan meresmikan Ruang Pusat Studi Kepolisian di Kampus UKSW, Jalan Kartini, Salatiga, Rabu pagi (11/3/2026).

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Graha Nusantara UKSW, sekaligus menjadi tonggak baru sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan kepolisian dalam mengembangkan kajian ilmiah di bidang penegakan hukum.

Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat penting dari kedua institusi.

Dari pihak UKSW hadir antara lain:

Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kealumnian Prof. Yafet Yosafet Wilben Rissy, S.H., M.Si., LLM, Ph.D (AFHEA)

Dekan Fakultas Hukum Prof. Dr. Christina Maya Indah S., S.H., M.Hum.

Dekan Fakultas Psikologi Dr. Sri Aryanti Kristianingsih, M.Si., M.H., Psikolog

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si.

Baca Juga:  Jelang Jumat Agung dan Paskah 2025, Polres Bojonegoro Sterilkan Gereja: Metal Detector Hingga Patroli Intel Khusus Dikerahkan

Kaprodi Hubungan Internasional Roberto Seba

Sementara dari jajaran kepolisian hadir:

Kabidkum Polda Jateng Kombes Pol Jansen Sitohang, S.I.K., M.H.

Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Dr. Noviana Tursaunurohmad, S.I.K., M.Si.

Wakil Direktur Binmas AKBP Sugiyatmo, S.I.K.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H.

Kabagsumda Polres Salatiga Kompol Agus Jumadi, S.H., M.H.

Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, S.H.

Kasat Reskrim AKP Raditya Tri Atmaji Pranana, S.H., M.H.

Kasat Binmas Iptu Daryono, S.H.

serta sejumlah perwira Polres Salatiga lainnya.

Kampus Jadi Ruang Kajian Penegakan Hukum

Dalam sambutannya, Wakil Rektor UKSW menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Polri yang menggandeng UKSW sebagai mitra strategis dalam pengembangan kajian akademik di bidang kepolisian.

Menurutnya, UKSW yang telah memiliki reputasi nasional hingga internasional berkomitmen menghadirkan penelitian dan pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan institusi negara.

“Melalui pusat studi ini diharapkan dapat menjadi ruang kajian akademik terkait penegakan hukum di Indonesia, termasuk perkembangan regulasi seperti KUHP dan KUHAP yang baru,” ujarnya.

Baca Juga:  Buntut Sengketa Rumah Makan Sultan Agung: Distaru Kota Semarang Turun Gelar Kajian Teknis

Ia menambahkan, pusat studi tersebut juga akan menjadi wadah penelitian ilmiah yang membahas berbagai pendekatan modern dalam sistem peradilan.

“Termasuk kajian mengenai penerapan restorative justice dalam sistem hukum nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Karo SDM Polda Jateng Kombes Pol Dr. Noviana Tursaunurohmad menegaskan bahwa kerja sama antara kepolisian dan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.

Menurutnya, kolaborasi akademik mampu memberikan perspektif ilmiah serta solusi berbasis riset terhadap berbagai persoalan hukum di masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya mendukung program akselerasi transformasi Polri. Melalui kemitraan dengan perguruan tinggi, kita berharap dapat memperkaya penguasaan ilmu kepolisian sekaligus menghasilkan analisis akademik sebagai solusi berbagai persoalan hukum,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pendidikan berkelanjutan menjadi faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme anggota Polri.

“Anggota Polri harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Bobby Nasution–Surya Ditetapkan sebagai Gubernur dan Wagub Sumut, Pelantikan Dijadwalkan 20 Februari

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol resmi dibukanya Ruang Pusat Studi Kepolisian UKSW.

Momen tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai tanda dimulainya kolaborasi akademik antara kampus dan kepolisian.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menyambut positif kerja sama tersebut. Ia berharap pusat studi ini dapat menjadi ruang kolaboratif antara praktisi kepolisian dan kalangan akademisi.

Menurutnya, pertukaran gagasan dan riset ilmiah sangat dibutuhkan untuk menjawab dinamika penegakan hukum yang terus berkembang.

“Pusat studi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara praktisi kepolisian dan akademisi dalam mengembangkan konsep serta solusi terhadap berbagai dinamika penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Dengan hadirnya pusat studi tersebut, Salatiga kini tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kajian kepolisian dan penegakan hukum berbasis akademik di Jawa Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!