Bangunan Kolonial hingga Jalan Tua Surabaya Jadi Nyawa Baru Film Horor Zona Merah Siap Guncang Layar Lebar Indonesia
Laporan: Iswahyudi Artya
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Kesuksesan serial horor Zona Merah pada musim perdananya kini membuka jalan menuju proyek yang lebih besar. Rumah produksi resmi mengembangkan kisah penuh misteri tersebut ke format layar lebar dengan memilih kawasan Kota Tua Surabaya sebagai lokasi utama pengambilan gambar.
Langkah ini langsung menarik perhatian pecinta film horor nasional. Tim produksi menilai Surabaya memiliki karakter visual yang kuat dan mampu menghadirkan atmosfer mencekam yang sesuai dengan identitas Zona Merah.
Kawasan Kota Tua Surabaya dipilih bukan tanpa alasan. Deretan bangunan kolonial, lorong-lorong lawas, jalan bersejarah, hingga sudut kota yang memiliki nuansa klasik dianggap mampu memperkuat kesan gelap dan penuh misteri dalam cerita.
Produser dan sutradara bahkan disebut melakukan sejumlah observasi langsung sebelum menetapkan lokasi syuting utama. Mereka ingin memastikan setiap latar memiliki kekuatan visual yang mampu mendukung kualitas sinematik film.
“Surabaya punya karakter yang tidak dimiliki kota lain. Kota Tua menghadirkan aura yang kuat untuk membangun ketegangan dan suasana horor yang lebih hidup,” ungkap salah satu tim produksi.
Tak sekadar memindahkan cerita serial ke bioskop, proyek layar lebar Zona Merah juga mengalami pengembangan besar-besaran dari sisi produksi. Tim kreatif memperluas alur cerita, memperdalam konflik karakter, hingga meningkatkan kualitas visual agar tampil lebih megah di layar lebar.
Proses syuting dilakukan secara intensif dengan pengaturan adegan yang jauh lebih detail dibanding versi serial. Blocking pemain, pencahayaan, hingga tata artistik disiapkan secara matang demi menjaga konsistensi nuansa horor dalam setiap scene.
Selain itu, rumah produksi juga menambah jumlah kru teknis dan melibatkan lebih banyak pemain tambahan guna mendukung kebutuhan produksi berskala besar. Langkah tersebut dilakukan agar film mampu menghadirkan pengalaman menonton yang lebih imersif dan menegangkan.
Nuansa Kota Tua Surabaya disebut akan menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Visual bangunan tua yang ikonik dipadukan dengan atmosfer gelap khas Zona Merah diyakini mampu menciptakan pengalaman horor yang berbeda bagi penonton Indonesia.
Tak hanya berdampak pada industri perfilman, produksi ini juga dinilai memberi efek positif terhadap promosi wisata sejarah Surabaya. Kawasan Kota Tua kembali mendapat sorotan sebagai lokasi yang memiliki nilai artistik dan sinematik tinggi.
Dengan pengembangan menuju layar lebar, Zona Merah semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu karya horor Indonesia yang paling dinantikan. Antusiasme penggemar pun terus meningkat sejak kabar produksi film diumumkan.
Di sisi lain, Surabaya kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pusat industri kreatif nasional yang mampu menjadi lokasi strategis bagi produksi film berskala besar. (*)




Tinggalkan Balasan