Doa dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Polres Salatiga Mantapkan Pengamanan Ops Ketupat Candi 2026
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana hangat dan penuh haru terasa di Panti Asuhan/LKSA Masithoh, Jalan Cempaka, Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Sabtu (14/03/2026). Puluhan anak yatim piatu berkumpul bersama jajaran kepolisian dalam kegiatan doa bersama dan buka puasa yang digelar oleh Polres Salatiga.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi, didampingi Wakapolres Salatiga Raden Arsadi Kabul Safrianto. Turut hadir pula para Pejabat Utama serta Kapolsek jajaran Polres Salatiga, pimpinan dan pengurus Panti Asuhan Masithoh, serta sekitar 60 anak yatim piatu yang tinggal di panti tersebut.
Kehadiran para personel kepolisian di tengah anak-anak yatim ini bukan sekadar kegiatan silaturahmi. Lebih dari itu, momen Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana memohon doa agar seluruh rangkaian pengamanan Lebaran melalui Operasi Ketupat Candi 2026 dapat berjalan aman dan lancar.
Pengurus Panti Asuhan Masithoh dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan jajaran Polres Salatiga kepada anak-anak asuh mereka.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Bapak Kapolres beserta jajaran. Kehadiran ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak di panti kami,” ungkap salah satu pengurus panti.
Menurutnya, kegiatan doa bersama dan buka puasa ini bukan hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar batin sekaligus bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Syukur Alhamdulillah pada bulan Ramadan ini kita dapat berkumpul di tempat yang penuh berkah untuk melaksanakan doa dan buka puasa bersama. Ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus memohon doa demi kelancaran tugas-tugas kepolisian,” ungkap Kapolres.
Ia menjelaskan, dalam beberapa hari ke depan jajaran Polres Salatiga akan melaksanakan pengamanan arus mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri melalui Operasi Ketupat Candi 2026.
Karena itu, pihaknya secara khusus memohon doa dari para pengasuh serta anak-anak yatim piatu agar seluruh rangkaian tugas pengamanan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
“Kami memohon dukungan doa dari bapak ibu pengasuh dan adik-adik semua agar pelaksanaan tugas Polres Salatiga dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat pada momen mudik dan Lebaran dapat berjalan maksimal,” ujar Kapolres.
Ia juga berharap seluruh personel yang bertugas diberikan kekuatan, kesehatan, serta keselamatan hingga seluruh rangkaian operasi selesai.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Salatiga juga menyerahkan bantuan sosial kepada anak-anak Panti Asuhan Masithoh sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Bantuan yang diberikan berupa 10 paket beras ukuran 5 kilogram, 5 dus mi instan, serta uang saku bagi anak-anak yatim piatu.
Penyerahan bantuan tersebut disambut penuh kegembiraan oleh anak-anak panti yang tampak antusias dan bahagia menerima perhatian dari jajaran kepolisian.
Setelah rangkaian doa bersama dipanjatkan untuk kelancaran Operasi Ketupat Candi 2026, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Suasana kekeluargaan terasa begitu kental ketika para personel Polres Salatiga duduk berdampingan dengan anak-anak panti menikmati hidangan berbuka.
Momen kebersamaan ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta memperkuat dukungan moral dan doa demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. (*)


Tinggalkan Balasan