Hangatnya Kebersamaan Ramadan, Mandamusku Gelar Santunan Yatim dan Pengajian di Undaan Kudus 

Laporan: Tambah Santosa

KUDUS | SUARAGLOBAL.COM – Nuansa religius dan penuh kehangatan menyelimuti halaman Madrasah Aliyah Nahdlatul Muslimin Undaan, Kudus, pada Ahad (14/3/2026). Puluhan jamaah dari berbagai kalangan berkumpul dalam kegiatan pengajian sekaligus santunan anak yatim piatu yang digelar dalam suasana penuh kekhidmatan di bulan suci Ramadan.

Kegiatan sosial dan keagamaan ini diinisiasi oleh pengurus Mandamusku, sebuah forum yang menghimpun siswa dan alumni madrasah. Acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada sembilan anak yatim piatu yang berasal dari lingkungan Kecamatan Undaan.

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan buka puasa bersama serta pengajian agama yang menghadirkan KH Noer Salam sebagai penceramah. Tausiah yang disampaikan mengajak para peserta untuk memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

Baca Juga:  Orpes Generasi XIV Resmi Dikukuhkan, Dispendik Surabaya Perkuat Kolaborasi Pelajar

Ketua panitia kegiatan, Ahmad Jovano, menjelaskan bahwa acara ini tidak semata bertujuan memberikan bantuan materi kepada anak yatim, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, alumni, dan masyarakat sekitar madrasah.

“Selain santunan kepada sembilan anak yatim piatu, kegiatan ini juga diisi dengan buka puasa bersama dan pengajian yang disampaikan oleh KH Noer Salam,” ujar Jovano.

Sementara itu, Kepala MA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus, Muhlisin, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi inisiatif Mandamusku yang dinilai mampu menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan madrasah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk karakter siswa agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap masyarakat.

Baca Juga:  Ramadhan Tanpa Tawuran! Polisi Tegas Bubarkan Aksi Perang Sarung Dini Hari

“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik. Kami mengapresiasi inisiatif Mandamusku karena mampu menumbuhkan semangat kepedulian sosial di kalangan siswa dan alumni,” ungkap Muhlisin.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus madrasah, di antaranya perwakilan PB IKA Nahdlatul Muslimin Undaan Kudus, Mahrus Agus Hermawan, Direktur Pondok Pesantren Nahdlatul Muslimin, kepala MTs dan MA Nahdlatul Muslimin, serta pembina OSIS Nahdlatul Muslimin.

Dalam kesempatan itu, Agus Hermawan menilai kegiatan santunan yatim ini merupakan bentuk nyata empati sosial yang patut terus dipupuk. Ia juga melihat potensi besar yang dimiliki Mandamusku sebagai wadah kebersamaan siswa dan alumni.

Menurutnya, ke depan Mandamusku diharapkan dapat semakin bersinergi dengan pengurus PB IKA Nahdlatul Muslimin untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi almamater maupun masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Peduli Korban Rumah Terbakar, Kodim 0714/Salatiga Salurkan Bantuan Kemanusiaan

“Rasa empati dan kepedulian sosial ini merupakan modal utama bagi Mandamusku sebagai forum siswa dan alumni. Diharapkan ke depan mampu bersinergi dengan PB IKA Nahdlatul Muslimin untuk berkontribusi dan berkhidmah kepada almamater serta memberi manfaat bagi masyarakat sekitar madrasah,” tuturnya.

Acara yang dihadiri puluhan peserta tersebut berlangsung khidmat dan penuh keakraban hingga akhir kegiatan. Senyum bahagia anak-anak yatim yang menerima santunan menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian sosial masih terus hidup di tengah masyarakat.

Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai kegiatan sosial lainnya di lingkungan madrasah, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas di bulan Ramadan yang penuh berkah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!