Dari Tanjung Perak hingga Pasar Turi, Kapolda Jatim Cek Kesiapan Mudik 2026
Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M, jajaran kepolisian bergerak cepat memastikan kesiapan di lapangan. Kapolda Jawa Timur, Nanang Avianto, turun langsung melakukan pengecekan di sejumlah pos pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, Senin (16/3/2026).
Didampingi para pejabat utama Polda Jatim, pengecekan difokuskan di tiga titik strategis di Surabaya, yakni Pos Terpadu di Pelabuhan Tanjung Perak, Pos Pengamanan di Stasiun Pasar Turi, serta Pos Pam di Kebun Binatang Surabaya.
Dalam sidaknya, Kapolda menegaskan bahwa pengecekan ini bukan sekadar formalitas, melainkan untuk memastikan seluruh personel benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pengecekan ini untuk memastikan kesiapan personel sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” tegas Nanang Avianto.
Ia juga menyoroti mulai meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah titik transportasi, baik dari jalur darat, laut, maupun kereta api.
Menurut Kapolda, geliat arus mudik sudah mulai terlihat, terutama dari masyarakat yang datang dari luar kota hingga luar pulau.
“Pada kesempatan ini saya bersama pejabat utama melihat langsung aktivitas arus mudik yang sudah mulai berlangsung, baik dari Jakarta maupun dari luar pulau,” ungkapnya.
Sebelumnya, pemantauan juga dilakukan di Stasiun Gubeng bersama Kapolri. Kini, fokus pengawasan diperluas ke titik-titik vital lain seperti Pasar Turi dan Tanjung Perak.
Kapolda memastikan bahwa seluruh personel yang telah ditempatkan di berbagai titik pengamanan siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik.
“Silakan masyarakat melaksanakan mudik dengan baik, tetap saling menjaga, karena keselamatan adalah yang utama. Tujuan mudik adalah untuk bersilaturahmi,” pesannya.
Tak berhenti di Surabaya, Kapolda juga berencana melakukan pengecekan ke wilayah lain, termasuk Banyuwangi. Hal ini menyusul potensi lonjakan penyeberangan yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali.
Ia menegaskan bahwa pengaturan arus penyeberangan akan menjadi prioritas guna mencegah kepadatan sekaligus tetap menghormati pelaksanaan ibadah Nyepi.
Dengan sinergi lintas sektoral yang terus diperkuat, diharapkan pelaksanaan arus mudik hingga Hari Raya Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
Operasi Ketupat Semeru 2026 pun diharapkan mampu mewujudkan slogan yang selalu digaungkan setiap tahun: Mudik Aman, Keluarga Bahagia. (*)



Tinggalkan Balasan