Panglima TNI dan Kapolri Tanam Jagung di Lahan Kodam IV/Diponegoro: Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

Laporan: Wahyu Widodo

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau program ketahanan pangan yang dilaksanakan di lahan Kodam IV/Diponegoro, Bulusan, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, (21/11/24). Program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional. Dalam kunjungannya, Panglima TNI didampingi Kapolri, pejabat TNI-Polri, Forkopimda Jawa Tengah, serta perwakilan kelompok tani setempat.

Baca Juga:  Jejak Pahlawan di Kota Hati Beriman: Kapolres Salatiga Pimpin Ziarah Nasional di TMP Dharma

Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa program ini melibatkan optimalisasi lahan TNI seluas 358 ribu hektar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. “Selain itu, kami menargetkan pompanisasi untuk 1 juta 100 ribu hektar lahan pertanian. Hingga saat ini, sudah ada 908 ribu hektar yang terairi, memastikan petani dapat menggarap lahan secara optimal sepanjang tahun,” ujar Panglima TNI.

Baca Juga:  Kapolres Ngawi Tinjau Agrowisata Jamus: Dorong Sinergi Keamanan dan Pariwisata Ramah Wisatawan

Selain program pertanian, Kodam IV/Diponegoro juga memperluas akses masyarakat dengan pembangunan infrastruktur. Sebanyak sembilan jembatan gantung \”Merah Putih\” telah diresmikan, menghubungkan desa-desa yang sebelumnya terisolasi akibat terbatasnya akses antar wilayah. “Dua jembatan tambahan masih dalam tahap pembangunan dan akan segera digunakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Kediri Bangun Jembatan Empati: Aksi Donasi Spontan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sebagai simbol sinergi TNI, Polri, dan masyarakat, Jenderal Agus bersama Kapolri dan para tamu undangan melaksanakan penanaman perdana jagung di lahan seluas 235 hektar. Lahan ini nantinya akan dikelola dan dikembangkan oleh Kodam IV/Diponegoro bersama kelompok tani setempat. Hasil panen diharapkan mampu memasok kebutuhan pangan di Jawa Tengah dan menjadi model nasional dalam mendukung swasembada pangan.

Baca Juga:  Menguatkan Ukhuwah: PPTQ Ibnul Jauzi Gelar Diskusi Ramadhan dan Salurkan Sembako

“Kami berharap hasil dari program ini bisa berkontribusi signifikan pada ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat,” kata Jenderal Agus.

Baca Juga:  Libur HUT ke-80 RI, Satpas Colombo Surabaya Tutup 17–18 Agustus, Layanan SIM Kembali Normal 19 Agustus

Forkopimda Jawa Tengah menyambut baik inisiatif ini. Gubernur Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap langkah Kodam IV/Diponegoro dalam mendukung Asta Cita. “Langkah ini selaras dengan visi Presiden untuk memastikan ketersediaan pangan di masa depan. Kami siap mendukung agar program ini sukses dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Baca Juga:  Peduli Sehat di Kampung Warna-Warni: Polresta Malang Kota Gandeng Komunitas Gelar Layanan Medis Gratis

Selain pejabat TNI-Polri, kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan kelompok tani. Mereka menyampaikan harapan agar program ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di sektor pertanian.

Baca Juga:  Job Fair Hybrid Sidoarjo 2025: 40 Perusahaan, 1.800 Lowongan, Harapan Baru Bagi Pencari Kerja

Dengan skala dan fokusnya, program ini diharapkan menjadi percontohan nasional. TNI dan Kodam IV/Diponegoro menunjukkan bahwa kolaborasi antara institusi negara dan masyarakat mampu menciptakan solusi berkelanjutan untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di Indonesia.

Baca Juga:  Korban Koperasi BLN Mengadu ke DPR RI! Komisi III Desak Ketua Koperasi Nicholas Nyoto Segera Ditahan

Inisiatif ini sejalan dengan cita-cita besar pemerintah untuk menciptakan kemandirian pangan, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!