Rintik Hujan Tak Surutkan Iman, Kapolres Salatiga Tetap Khusyuk Ikuti Ibadah Paskah Bersama Ribuan Jemaat
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Rintik hujan yang mengguyur tak mampu meredupkan suasana khidmat dan penuh kebersamaan dalam Ibadah Paskah Bersama yang digelar di Alun-Alun Lapangan Pancasila, Kota Salatiga, Minggu sore (5/4/2026).
Di tengah ribuan jemaat yang larut dalam doa dan pujian, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H. tampak hadir dan mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan. Kehadirannya bukan sekadar simbolis, melainkan menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat lintas agama.
Suasana semakin terasa hangat meski hujan turun perlahan. Jemaat tetap bertahan, menyanyikan lagu-lagu rohani dan mengikuti setiap prosesi dengan penuh penghayatan. Di antara mereka, sosok Kapolres turut membaur tanpa sekat, menunjukkan semangat kebersamaan yang kental.
Momentum ini sekaligus menjadi gambaran kuatnya toleransi di Kota Salatiga, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat kerukunan umat beragama terbaik di Indonesia. Keharmonisan yang terjalin tampak nyata dalam kegiatan tersebut, di mana seluruh elemen masyarakat hadir dan saling mendukung.
Dalam keterangannya di sela kegiatan, AKBP Ade Papa Rihi menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari komitmen Polres Salatiga untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momen keagamaan yang sarat makna.
“Kehadiran kami di sini selain untuk melaksanakan ibadah Paskah, juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh kedamaian,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan maksimal, mulai dari sterilisasi lokasi, pengamanan terbuka dan tertutup, hingga pemantauan langsung di sejumlah titik strategis. Langkah tersebut dilakukan guna menjamin seluruh umat dapat beribadah dengan tenang tanpa gangguan.
Tak hanya soal keamanan, kehadiran Kapolres juga mencerminkan wajah humanis Polri yang terus dibangun. Kedekatan emosional dengan masyarakat menjadi salah satu fokus utama dalam menciptakan rasa aman yang sesungguhnya.
Ibadah Paskah Bersama ini pun diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat persatuan dan kebersamaan warga Salatiga. Di tengah keberagaman, nilai toleransi yang terus dijaga menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Dengan semangat kebersamaan yang terpancar dari kegiatan tersebut, Kota Salatiga kembali menegaskan jati dirinya sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi antarumat beragama. (*)





Tinggalkan Balasan