Penggeledahan Gabungan Warnai HBP ke-62, Rutan Salatiga Tegaskan Komitmen Zero Halinar
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Suasana peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga diwarnai langkah tegas dan penuh komitmen. Aparat gabungan dari TNI, Polri, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN) turun langsung dalam kegiatan penggeledahan besar-besaran yang digelar pada Senin (06 April 2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, sebagai bentuk nyata keseriusan jajaran pemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, tertib, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran.
Dengan pengamanan ketat dan pendekatan humanis, petugas gabungan menyisir setiap sudut blok hunian warga binaan. Tak hanya memeriksa kamar, penggeledahan juga menyasar barang pribadi hingga titik-titik rawan yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang.
Fokus utama razia ini adalah memberantas peredaran narkotika, alat komunikasi ilegal seperti handphone, senjata tajam, serta berbagai barang lain yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam rutan.
Karutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni dalam rangka HBP, melainkan implementasi nyata dari komitmen program zero halinar bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa Rutan Salatiga tetap dalam kondisi aman dan kondusif. Sinergi bersama TNI, Polri, dan BNN menjadi kekuatan utama dalam menjaga integritas serta keamanan lingkungan pemasyarakatan,” tegas Anton.
Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci penting dalam menciptakan sistem pengawasan yang kuat dan berkelanjutan. Kehadiran aparat gabungan juga menjadi bentuk transparansi serta akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Penggeledahan yang dilakukan secara menyeluruh ini diharapkan mampu menutup celah masuknya barang-barang terlarang ke dalam rutan, sekaligus memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga ketertiban.
Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 pun dimanfaatkan sebagai pengingat bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek pembinaan warga binaan, tetapi juga pada penguatan sistem keamanan dan integritas petugas.
Dengan langkah preventif yang terus digencarkan, Rutan Salatiga berkomitmen untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih, aman, dan bebas dari peredaran narkoba, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang semakin profesional. (*)




Tinggalkan Balasan