Lautan Jamaah Padati Tanggul! Haul Habib Sholeh Dijaga Ketat, Polisi Turun Gunung

Laporan: Ninis Indrawati

JEMBER | SUARAGLOBAL.COM – Lautan manusia membanjiri Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, dalam peringatan haul tahunan ulama kharismatik, Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (4–5 April 2026).

Meski dipadati massa dalam jumlah besar, suasana tetap berlangsung tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan. Hal ini tak lepas dari pengamanan ketat yang dilakukan jajaran Polres Jember bersama unsur terkait.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, bahkan turun langsung ke lapangan untuk memimpin jalannya pengamanan. Kehadirannya memastikan setiap rangkaian acara berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Baca Juga:  Apel Bersama di Rutan Surabaya: Kakanwil Ditjenpas Jatim Kukuhkan Sinergitas & Apresiasi Pegawai Penumpas Narkoba

“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kami agar masyarakat dapat mengikuti kegiatan ibadah dengan aman dan nyaman,” tegasnya di sela-sela kegiatan.

Haul Habib Sholeh sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Selain menjadi momen spiritual untuk mengenang jasa dan perjuangan sang ulama, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarjamaah dari berbagai daerah.

Guna mengantisipasi lonjakan massa, ratusan personel gabungan diterjunkan dan disebar di berbagai titik strategis. Mulai dari pintu masuk kawasan, lokasi parkir, hingga pusat kegiatan menjadi fokus utama pengamanan.

Baca Juga:  Telisik Malam di Kota Salatiga, Santab Soto Nikmati Syair Lagu Musisi Jalanan

Tak hanya kepolisian, sinergi juga melibatkan unsur pemerintah daerah serta relawan dari berbagai organisasi masyarakat yang turut membantu kelancaran acara.

Di sisi lain, arus lalu lintas juga menjadi perhatian serius. Kasatlantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata, mengungkapkan bahwa rekayasa lalu lintas diberlakukan guna mencegah kemacetan, terutama bagi kendaraan besar.

“Kendaraan berat dari arah Jember menuju Surabaya kami alihkan melalui pertigaan Kasian ke arah Balung,” jelasnya.

Baca Juga:  Polri Hadirkan Pasar Murah di Malang, Ringankan Beban Ekonomi Warga

Langkah tersebut terbukti efektif. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas tetap terjaga lancar dan terkendali.

Dengan pengamanan terstruktur dan kerja sama lintas sektor, seluruh rangkaian haul berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Situasi ini diharapkan menjadi contoh sukses penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala besar yang tetap mengedepankan keamanan serta kenyamanan bersama.

Di tengah keramaian, nilai kebersamaan dan kekhusyukan justru semakin terasa kuat. Haul ini bukan sekadar tradisi, melainkan juga wujud nyata persatuan umat dalam balutan spiritualitas yang mendalam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!