Laporan: Damayanti

SURABAYA| SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya bersama Polrestabes Surabaya menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara. Kegiatan yang diadakan pada Jumat pagi (22/11) ini bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis dan kelancaran pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Baca Juga:  Manajemen Talenta ASN Diperkuat, Wali Kota Robby Hernawan Ikut Tanda Tangani Komitmen Bersama di Semarang

Simulasi tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Acara dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Surabaya, Suprayitno, bersama Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Lutfi Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. Dalam sambutannya,

Baca Juga:  Tak Terkejar! Jawa Timur Borong 21 Medali dan Dominasi OPSI 2025

Kombes Lutfi menekankan pentingnya profesionalisme dan netralitas dalam penyelenggaraan pemilu.“Simulasi ini bukan hanya untuk melatih kesiapan teknis petugas, tetapi juga untuk meningkatkan koordinasi antar penyelenggara pemilu dan pihak keamanan. Kami berupaya mengantisipasi segala kemungkinan kendala yang dapat muncul pada hari pemungutan suara,” ujar Kombes Lutfi.

Baca Juga:  Mancing Malam Berubah Petaka, Satu Korban Ditemukan Tewas, Satu Lagi Masih Dicari

Simulasi ini mencakup berbagai tahapan dalam proses pemilu, mulai dari pembukaan tempat pemungutan suara (TPS), distribusi surat suara, hingga penghitungan suara dan pengamanan hasil pemilu.

Baca Juga:  Gempur Narkoba, Sikat Uangnya: Polda Jatim Ungkap 1.757 Kasus dan Bekukan Aset Rp30,1 Miliar dari Jaringan TPPU

Petugas TPS diberikan arahan rinci mengenai prosedur yang harus diikuti untuk memastikan bahwa pemilu berjalan sesuai dengan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kakanwil Ditjenpas NTT Temui Gubernur: Fokus pada Pembinaan dan Ketahanan Pangan

Kesiapan Pengamanan juga menjadi fokus utama dalam simulasi ini. Kapolrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa sebanyak 3.184 TPS di Surabaya akan dijaga oleh 906 personel gabungan dari Polrestabes, Polsek, dan BKO. Personel keamanan akan bertugas tidak hanya mengawal jalannya pemungutan suara, tetapi juga memastikan pengawalan kotak suara dari awal hingga akhir proses.

Baca Juga:  Eri Cahyadi Dilantik sebagai Wali Kota Surabaya, Ajak Warga Ganti Karangan Bunga dengan Santunan Yatim

Keamanan adalah hal yang sangat penting, terutama untuk menjaga proses pemilu berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. Kami siap menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi di lapangan,” lanjut Kombes Lutfi.

Baca Juga:  Polsek Kenjeran Sikat 29 Motor Balap Liar di Kedung Cowek Surabaya

Selain memastikan kelancaran proses teknis, simulasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Ketua KPU Kota Surabaya, Suprayitno, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan tingkat partisipasi pemilih antara 80 hingga 90 persen.

Baca Juga:  Obat Herbal Naik Kelas: DPRD Jatim Godok Raperda Obat Bahan Alam, Libatkan OPD dan Publik untuk Perkuat Regulasi

Simulasi ini juga merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat tentang bagaimana proses Pilkada berlangsung. Dengan pemahaman yang baik, kami berharap masyarakat akan lebih antusias untuk memberikan suaranya,” ujar Suprayitno.

Baca Juga:  Kritik Boleh Lantang, Tapi Jangan Anarkis! Polda Jateng Ingatkan Peserta Jelang Aksi di Tugu Muda

Proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan dan kota juga menjadi salah satu fokus dalam simulasi. KPU menekankan pentingnya pengumpulan hasil suara yang cepat dan akurat melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), serta pemotretan hasil di formulir plano untuk memastikan tidak ada kekeliruan dalam penghitungan suara.

Baca Juga:  Kembali Terjerat! Residivis Narkoba di Surabaya Ditangkap dengan 26 Paket Sabu

Simulasi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama dari Polrestabes Surabaya yang memberikan dukungan penuh dalam kelancaran acara

Baca Juga:  PKS Jateng Punya Nakhoda Baru: Hadi Santoso Siap Jalankan Misi Besar 2025–2030

Kapolrestabes Surabaya turut memastikan bahwa simulasi tersebut berlangsung dengan lancar, mengingat pentingnya kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan aparat keamanan.

Baca Juga:  PKS Dolok Ilir Perkuat Kemitraan dengan Petani dan Masyarakat Lokal untuk Optimalkan Rantai Pasok

Dengan dilaksanakannya simulasi ini, KPU dan Polrestabes Surabaya berharap semua pihak yang terlibat dalam Pilkada Serentak 2024 dapat menjalankan tugas dengan baik dan profesional.

Baca Juga:  Tekankan Disiplin Total, Wadankorbrimob Polri: Sayangi Kariermu, Hindari Pelanggaran Sekecil Apa Pun!

Diharapkan pula bahwa masyarakat Surabaya akan semakin percaya pada pelaksanaan pemilu yang transparan, aman, dan sesuai dengan prinsip demokrasi. (*)