Sidokkes Polres Pasuruan Kota Pastikan Makanan MBG Bebas Zat Berbahaya, Uji Ketat Dilakukan Menyeluruh

Laporan: Ninis Indrawati

KOTA PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen menjaga kesehatan masyarakat benar-benar ditunjukkan Polres Pasuruan Kota Polda Jatim. Tak ingin program Makan Bergizi Gratis (MBG) berisiko bagi penerima manfaat, jajaran kepolisian melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) turun langsung melakukan pemeriksaan ketat terhadap makanan yang akan didistribusikan.

Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas. Seluruh proses diawasi secara menyeluruh, mulai dari dapur hingga makanan siap santap.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Titus Yudho Uli menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi memastikan setiap makanan yang dibagikan benar-benar aman, sehat, dan layak konsumsi.

“Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh menu MBG memenuhi standar kesehatan dan higienitas pangan, sehingga aman untuk dikonsumsi,” tegasnya, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:  Audiensi Bersama Karutan Salatiga, Pj Walikot Siap Beri Dukungan Program Pembinaan WBP

Petugas Sidokkes tidak hanya memeriksa hasil akhir makanan. Mereka juga mengawasi secara detail proses pengolahan, kebersihan peralatan masak, kondisi dapur, hingga kualitas bahan baku yang digunakan.

Tak berhenti di situ, suhu makanan juga dicek untuk memastikan tidak berada pada kondisi yang berpotensi menimbulkan bakteri. Tempat penyimpanan pun tak luput dari perhatian, termasuk standar sanitasi yang diterapkan oleh petugas dapur.

Langkah ini menjadi benteng awal untuk mencegah potensi kontaminasi yang bisa membahayakan kesehatan masyarakat.

Yang menarik, pengawasan ini juga dilengkapi dengan uji keamanan menggunakan berbagai parameter kimia berbahaya.

Beberapa pengujian yang dilakukan meliputi:

Cyanide Test, Nitrite Test, Formaldehyde Test, Arsenic Test.

Baca Juga:  Sinergi Politik dan Aksi Kemanusiaan, Fraksi PKS Jatim Perkuat Satgas Bencana untuk Respons Cepat

“Ini guna memastikan makanan MBG bebas dari zat berbahaya serta aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tegas AKBP Titus.

Kasi Dokkes Polres Pasuruan Kota, Aiptu Azharudin menambahkan bahwa pemeriksaan tidak hanya fokus pada makanan, tetapi juga mencakup faktor pendukung lainnya.

Mulai dari kebersihan bahan makanan, kualitas air, sanitasi alat masak, hingga kondisi kesehatan para petugas pengolah makanan turut diperiksa secara detail.

Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan tidak ada celah kontaminasi, baik dari bahan, alat, maupun manusia.

“Pemeriksaan higienitas ini kami lakukan secara rutin guna memastikan seluruh makanan MBG memenuhi standar kesehatan, aman dikonsumsi serta terhindar dari potensi kontaminasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Pencurian Motor di Pasuruan Ternyata Hanya Salah Paham, Pelapor Lupa Memarkir di Tempat Penitipan

Sementara itu, Kepala SPPG Polres Pasuruan Kota, Moch Rudy Khoirudin memastikan pihaknya terus menjaga kualitas pelayanan, khususnya dalam aspek keamanan pangan.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas makanan MBG mulai dari proses pengolahan hingga pendistribusian,” ungkapnya.

Dengan adanya pengawasan ketat dari Sidokkes, diharapkan seluruh makanan yang diterima masyarakat benar-benar dalam kondisi sehat, higienis, dan layak konsumsi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan Polres Pasuruan Kota terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat.

Ke depan, pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya preventif agar program MBG berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!