Laporan: Bayu S

PURWODADI | SUARAGLOBAL.COM — Semangat nasionalisme dan jiwa kebangsaan tampak begitu terasa di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi saat seluruh jajaran mengikuti Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Lapas Kelas IIB Purwodadi sejak pukul 07.30 WIB tersebut berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Upacara diikuti oleh pejabat struktural, pegawai, CPNS, peserta magang, hingga warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Dengan balutan suasana penuh disiplin, jalannya upacara berlangsung lancar mulai dari masuknya Komandan Upacara ke lapangan, penghormatan kepada Inspektur Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembukaan UUD 1945, amanat pembina upacara, hingga doa bersama.

Baca Juga:  Polsek Lengkong Dukung Ketahanan Pangan Lewat Kunjungan ke Peternakan Warga

Dalam amanatnya, Erik Murdiyanto menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk membangun kembali semangat persatuan, tanggung jawab, dan dedikasi dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, seluruh jajaran pemasyarakatan harus mampu menjadikan nilai-nilai perjuangan para pendahulu sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga integritas dalam bertugas.

Baca Juga:  Polres Boyolali Gelar Konferensi Pers OPS Pekat 2024, Ungkap Beragam Kasus

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus memperkuat rasa persatuan, meningkatkan tanggung jawab, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Erik Murdiyanto saat menyampaikan amanat upacara.

Tak hanya pegawai, keterlibatan warga binaan pemasyarakatan dalam upacara tersebut juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan karakter di dalam lapas. Melalui kegiatan tersebut, para WBP diajak menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta rasa cinta terhadap tanah air.

Kehadiran WBP dalam upacara dinilai menjadi simbol bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek hukum semata, tetapi juga menyentuh pembentukan mental, karakter, dan wawasan kebangsaan.

Baca Juga:  43 ADEGAN TERKUAK! Rekonstruksi Kasus Kekerasan Anak di Boyolali Bongkar Kronologi Tragis

Suasana khidmat tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Para peserta mengikuti jalannya upacara dengan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 di Lapas Purwodadi pun berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif. Seluruh kegiatan juga telah didokumentasikan sebagai bahan laporan kepada pimpinan sekaligus dokumentasi kegiatan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. (*)