Laporan: Bayu S

PURWODADI | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga binaan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi. Bersinergi dengan Puskesmas Purwodadi 1, Lapas Purwodadi menggelar kegiatan sosialisasi HIV/AIDS, skrining kesehatan, hingga pemeriksaan Voluntary Counseling and Testing (VCT) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ajisaka Lapas Kelas IIB Purwodadi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini penyakit menular maupun penyakit tidak menular di lingkungan lapas.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Kasubsi Perawatan Narapidana dan Anak Didik, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Seksi Binadik sebelum memasuki sesi utama berupa sosialisasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh dokter dari Puskesmas Purwodadi 1.

Baca Juga:  Polda Jateng Ungkap Jaringan Narkotika Lintas Karanganyar–Surakarta, 15 Paket Sabu dan 2 Tersangka Diamankan 

Dalam penyampaian materi, para warga binaan diberikan edukasi lengkap mengenai HIV/AIDS, mulai dari bahaya penularan, langkah pencegahan, pentingnya pemeriksaan dini, hingga penanganan dan pengobatan bagi penderita. Tak hanya itu, petugas kesehatan juga menjelaskan tujuan pemeriksaan VCT sebagai langkah antisipasi sekaligus bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga binaan.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Sejumlah warga binaan tampak antusias mengikuti penjelasan petugas kesehatan dan aktif mengajukan pertanyaan terkait penyakit menular serta pola hidup sehat.

Selain pemberian edukasi, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Tahapan pemeriksaan dimulai dari registrasi peserta, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengukuran berat badan dan tinggi badan, pengukuran lingkar perut, hingga pengambilan sampel darah untuk kebutuhan pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga:  Tahu Baxo Bu Pudji Raih Paritrana Award 2025, Jadi UMKM Terbaik Tingkat Nasional

Pemeriksaan VCT dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Mei 2026. Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 150 warga binaan telah mengikuti pemeriksaan kesehatan dan tes VCT. Sementara pemeriksaan hari kedua akan kembali dilakukan guna menjangkau warga binaan lainnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Lapas Purwodadi terhadap kesehatan para warga binaan.

Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan sehingga perlu adanya langkah preventif melalui edukasi dan deteksi dini penyakit.

“Melalui kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan VCT ini, kami berharap warga binaan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan deteksi dini terhadap penyakit menular maupun tidak menular. Kami juga terus memperkuat sinergi dengan instansi kesehatan agar pelayanan kesehatan bagi WBP dapat berjalan optimal,” ujar Erik Murdiyanto.

Baca Juga:  Tak Ada Toleransi Pelanggaran: Sipropam Polres Pasuruan Tindak Tegas Anggota dalam Operasi Gaktibplin

Ia menambahkan, sinergi bersama instansi kesehatan akan terus diperkuat agar pelayanan kesehatan di lingkungan lapas semakin maksimal dan sesuai standar yang berlaku.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Lapas Purwodadi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga mendukung upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Lapas Kelas IIB Purwodadi. (*)