Laporan: Andy Saputra

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana khidmat menyelimuti Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah saat pelaksanaan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS), Senin (8/6). Sebanyak 10 pegawai resmi menyandang status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah diambil sumpahnya langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso.

Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier para pegawai yang selama ini telah menjalani masa pengabdian sebagai calon pegawai negeri sipil. Mereka terdiri dari lima tenaga dokter dan lima pejabat fungsional tertentu yang akan memperkuat layanan pemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Mardi Santoso menegaskan bahwa prosesi pelantikan bukan sekadar agenda administratif ataupun seremoni rutin. Menurutnya, momen tersebut merupakan bentuk pengukuhan komitmen seorang ASN untuk menjalankan amanah negara dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah ini harus dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab moral, profesional, dan spiritual dalam menjalankan tugas. Jadilah ASN yang berintegritas, disiplin, loyal terhadap organisasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pemasyarakatan,” tegas Mardi Santoso di hadapan para pegawai yang dilantik.

Baca Juga:  Kenaikan Signifikan Arus Mudik 2026, Jawa Timur Catat Hampir 2 Juta Kendaraan

Ia menekankan bahwa status baru sebagai PNS harus menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, seorang ASN dituntut tidak hanya cakap dalam bekerja, tetapi juga memiliki karakter kuat, etika yang baik, serta komitmen tinggi terhadap tugas yang diemban.

Mardi mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan negara merupakan amanah besar yang harus dijaga melalui kinerja yang profesional dan bertanggung jawab.

“Setelah resmi menjadi PNS, saudara memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Tunjukkan dedikasi, terus belajar, jangan cepat berpuas diri, dan jadilah teladan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat. Kepercayaan yang diberikan negara harus dijawab dengan kinerja yang profesional dan penuh integritas,” ujarnya.

Di era digital yang berkembang sangat cepat, Mardi juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya menjaga citra institusi. Menurutnya, setiap perilaku ASN, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari, akan menjadi cerminan organisasi tempat mereka mengabdi.

Baca Juga:  Polres Salatiga Limpahkan Dua Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi ke Kejaksaan

Karena itu, ia meminta seluruh pegawai untuk selalu menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam setiap aktivitas.

“Setiap tindakan dan perilaku saudara akan mencerminkan wajah organisasi. Karena itu, jagalah etika, kedisiplinan, dan profesionalisme, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. ASN Pemasyarakatan harus mampu menjadi pribadi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan,” pesannya.

Prosesi pelantikan berlangsung tertib dan penuh khidmat. Pengambilan sumpah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dengan disaksikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Ina Purnaningati Saputro, serta Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Muhamad Susanni, yang bertindak sebagai saksi.

Momen tersebut menjadi hari yang bersejarah bagi para pegawai yang dilantik. Salah satunya dirasakan oleh Brylian Fandhi, yang mengaku bangga sekaligus bersyukur atas amanah yang kini dipercayakan kepadanya.

Baca Juga:  Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Salatiga, Pohon Mahoni Roboh: Polisi dan Warga Kompak Evakuasi

Menurut Brylian, status sebagai PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberikan pengabdian terbaik kepada negara dan masyarakat.

“Saya merasa bersyukur dan bangga dapat resmi menjadi PNS. Ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara dan masyarakat. Saya siap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Pemasyarakatan,” ungkapnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi energi baru bagi Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Dengan bergabungnya 10 PNS baru yang telah resmi diambil sumpahnya, organisasi optimistis dapat terus menghadirkan layanan yang profesional, humanis, dan berintegritas bagi masyarakat.

Komitmen terhadap integritas, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme yang ditekankan dalam pelantikan tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi para ASN baru dalam mengemban tugas serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. (*)