Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional tidak hanya dilakukan di kawasan pertanian luas, tetapi juga tumbuh dari sudut-sudut permukiman perkotaan. Hal itulah yang terlihat di Kelurahan Perak Barat, Kecamatan Krembangan, Surabaya, saat Kelompok Wanita Tani (KWT) Dorang Cinta berhasil memanen berbagai jenis sayuran hidroponik hasil budidaya mereka.

Keberhasilan panen tersebut mendapat perhatian dan dukungan langsung dari jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Perak Barat, Aiptu Wiji Supriyadi, Polri melakukan monitoring sekaligus pendampingan kegiatan panen yang berlangsung di Jalan Ikan Dorang Baru Nomor 24.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas panen bukan sekadar menjalankan tugas pemantauan keamanan. Lebih dari itu, pendampingan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang saat ini terus digalakkan pemerintah.

Baca Juga:  Polres Pasuruan Kota Tangkap Dua Pelaku Judi Online, Bongkar Modus Transaksi via Dompet Digital

Di lokasi panen, para anggota KWT tampak antusias memanen sayuran segar yang telah dirawat selama beberapa bulan. Dengan memanfaatkan teknologi hidroponik, mereka mampu mengubah lahan terbatas menjadi sumber pangan produktif yang menghasilkan sayuran berkualitas.

Program pertanian hidroponik yang dijalankan KWT Dorang Cinta menjadi contoh sukses pertanian urban yang mampu berkembang di lingkungan perkotaan. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil panen juga berpotensi memberikan nilai ekonomi tambahan bagi para anggotanya.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi bersama masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal.

Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir mendukung berbagai kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Kreatif! Cara Murid Kelas V SD Islam Terpadu Nur Hidayah Solo Peringati Hardiknas 2023

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung kegiatan produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga. KWT Dorang Cinta menjadi contoh bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan mandiri melalui pertanian hidroponik,” ujar Iptu Suroto.

Ia menambahkan, keberhasilan panen yang dicapai kelompok wanita tani tersebut membuktikan bahwa pertanian urban memiliki peluang besar untuk dikembangkan, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Melalui sistem hidroponik, masyarakat tetap dapat menghasilkan produk pangan yang sehat, segar, dan bernilai ekonomi tanpa harus memiliki area pertanian yang luas. Konsep ini dinilai menjadi solusi efektif dalam mendukung ketersediaan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat perkotaan.

Polres Pelabuhan Tanjung Perak, lanjut Iptu Suroto, berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang menjalankan kegiatan produktif. Dukungan tersebut mencakup pembinaan, pengawasan, hingga menciptakan situasi yang aman dan kondusif agar program-program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan berkelanjutan.

Baca Juga:  Waspadai 3 Penyakit Langganan Pasca Lebaran, Ini Jelasnya 

Keberhasilan KWT Dorang Cinta juga menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara kreatif dan produktif. Dengan semangat gotong royong serta dukungan berbagai pihak, program ketahanan pangan diyakini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi antara Polri dan warga seperti yang dilakukan di Perak Barat menjadi bukti bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan gerakan bersama yang dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Dari kebun hidroponik sederhana di tengah kota, harapan untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional terus tumbuh dan berbuah nyata. (*)