Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan pentingnya investasi di sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Khofifah saat membahas Program Beasiswa SEMESTA bersama perusahaan teknologi pendidikan Sevima. Dalam kesempatan itu, ia mendorong perluasan akses pendidikan tinggi bagi lulusan SMA dan SMK agar semakin banyak generasi muda Jawa Timur yang memiliki kesempatan melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Menurut Khofifah, Beasiswa SEMESTA bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan sebuah strategi jangka panjang untuk menyiapkan talenta-talenta unggul yang siap menghadapi kebutuhan dunia kerja masa depan yang semakin berbasis teknologi.

“Peningkatan kualitas SDM merupakan kunci utama menghadapi tantangan global. Kita harus memastikan anak-anak muda Jawa Timur memiliki akses pendidikan yang luas dan berkualitas sehingga mampu menjadi pemain utama dalam era digital,” ujarnya.

Baca Juga:  Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Destinasi Wisata, Ditpamobvit Polda DIY Patroli Pastikan Wisatawan Patuhi Prokes

Khofifah menilai perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Oleh karena itu, program-program yang memberikan kesempatan kuliah sekaligus memperkuat kompetensi digital dinilai sangat penting dalam menciptakan generasi yang adaptif dan inovatif.

Program Beasiswa SEMESTA sendiri diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi lulusan SMA dan SMK yang memiliki potensi akademik, namun terkendala biaya pendidikan. Dengan semakin luasnya akses terhadap pendidikan tinggi, diharapkan kualitas SDM Jawa Timur dapat terus meningkat secara merata.

Tak hanya fokus pada akses pendidikan, Khofifah juga menaruh perhatian besar terhadap pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Ia mendorong penguatan platform digital pendidikan, salah satunya melalui Sevima Parent Connect (PENA), yang dinilai mampu mempererat komunikasi dan kolaborasi antara sekolah, siswa, serta orang tua.

Baca Juga:  Ribuan Peserta Dari Unsur TNI, Polri, Pelajar dan Pramuka Dalam Acara Pemecahan Rekor Tari Gemu Famire di Lapangan Panglima Besar Jenderal Sudirman Ambarawa

Menurutnya, pemanfaatan teknologi pendidikan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan perkembangan belajar siswa sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih transparan dan terintegrasi.

“Digitalisasi pendidikan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan membangun sinergi yang lebih baik antara seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan,” kata Khofifah.

Selain penguatan teknologi pendidikan, Gubernur Jawa Timur itu juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan implementasi metode pembelajaran berbasis deep learning. Pendekatan tersebut diyakini mampu mendorong siswa untuk tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami, menganalisis, dan mengembangkan kemampuan berpikir secara lebih mendalam.

Melalui metode tersebut, siswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir kritis, kreativitas tinggi, keterampilan memecahkan masalah, serta daya analisis yang kuat, kompetensi yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia kerja global.

Khofifah menegaskan bahwa pendidikan harus mampu menjawab perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, dan perusahaan teknologi menjadi faktor penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang tangguh.

Baca Juga:  Sidoarjo Raih Predikat Terbaik STBM Award Nasional 2024

“Pendidikan harus mampu menjawab tantangan zaman dan mencetak SDM yang siap bersaing di tingkat global,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun SDM berkualitas, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat ekosistem pendidikan digital melalui berbagai program kolaboratif. Kerja sama dengan Sevima menjadi salah satu langkah konkret untuk mempercepat transformasi pendidikan sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi di era digital.

Melalui Beasiswa SEMESTA dan berbagai inovasi pendidikan digital yang terus dikembangkan, Jawa Timur berupaya menyiapkan generasi emas yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa di tengah persaingan global yang semakin kompetitif. (*)