Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL COM – Kepulan asap tiba-tiba membubung dari sebuah gudang rosok di Dukuh Mulyosari, Desa Winong, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Senin (21/9/2026) siang. Api yang diduga bermula dari pembakaran sampah di sekitar lokasi dengan cepat membesar dan merambat ke dalam gudang yang dipenuhi limbah plastik serta kain perca.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 WIB. Gudang rosok itu diketahui milik warga bernama Widodo. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kobaran api menghanguskan bangunan beserta sejumlah bahan baku olahan plastik dan kain perca.

Akibat kejadian itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Informasi dari jajaran Polsek Boyolali Kota menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi, sekitar pukul 11.50 WIB, Susiani, istri pemilik gudang, sedang melakukan pembakaran sampah di sekitar gudang.

Baca Juga:  “Gerakan Ibu Hamil Sehat” di Sidoarjo, Strategi Tekan AKI, AKB, dan Stunting Menuju Generasi Emas

Aktivitas tersebut awalnya berlangsung seperti biasa. Namun, sekitar 30 menit kemudian, Widodo bersama istrinya melihat api mulai membesar.

Situasi berubah menjadi genting ketika kobaran api mulai merambat menuju gudang yang menyimpan material mudah terbakar. Limbah plastik dan kain perca membuat api dengan cepat membesar sehingga warga sekitar segera melakukan tindakan dengan menghubungi kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Petugas Polsek Boyolali Kota bersama tim pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Proses pemadaman tidak dilakukan dengan kekuatan seadanya. Sejumlah kendaraan pemadam dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api sekaligus mencegah api merembet lebih jauh.

Baca Juga:  Kodim 1506 Namlea Gelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 di Dua Desa Kecamatan Waelata.

Dalam penanganan tersebut, dikerahkan empat unit kendaraan pemadam, termasuk dukungan tangki pemadam dari Kodim 0724 Boyolali, Water Canon Polres Boyolali, kendaraan pemadam dari Kabupaten Semarang, serta kendaraan pemadam dari Kabupaten Boyolali.

Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya sekitar pukul 15.00 WIB, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan.

Meski material yang berada di dalam gudang mudah terbakar, proses penanganan berhasil dilakukan tanpa menimbulkan korban jiwa. Polisi bersama petugas terkait kemudian memastikan lokasi dalam kondisi aman.

Kebakaran tersebut menyebabkan bangunan gudang mengalami kerusakan. Selain itu, bahan baku berupa limbah plastik dan kain perca yang tersimpan di dalam gudang turut terbakar.

Total kerugian akibat peristiwa tersebut sementara diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui jajaran Polsek Boyolali Kota menyampaikan bahwa kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan setelah menerima laporan kejadian.

Baca Juga:  Kemenkumham Gelar Upacara Wisuda Purnbakti, Sekjen Komjen Pol. Andap Budhi Revianto : Pengabdian Bagi Bangsa Belum Selesai

Petugas mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan pendataan terhadap kerugian yang dialami pemilik gudang.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sisa sampah di sekitar gudang. Api kemudian diduga merambat hingga mengenai material yang tersimpan di dalam gudang.

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kebakaran secara lebih pasti.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat agar aktivitas pembakaran sampah tidak dilakukan sembarangan, terutama di sekitar bangunan atau tempat penyimpanan material yang mudah terbakar. (*)