Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Malam di Kota Pahlawan tidak boleh berubah menjadi arena aksi gangster dan tawuran remaja. Untuk mencegah gangguan keamanan sebelum benar-benar terjadi, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jawa Timur terus mengintensifkan patroli stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah titik rawan.

Patroli tersebut digelar sejak malam hingga dini hari dengan menyasar berbagai jalur yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas. Selain mengantisipasi aksi gangster dan tawuran jalanan, polisi juga membidik potensi balap liar serta aktivitas kelompok pemuda yang mencurigakan.

Langkah tersebut menjadi perhatian serius kepolisian menyusul fenomena aksi jalanan yang dalam sejumlah kasus melibatkan remaja dan anak di bawah umur.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, mengatakan patroli Cipkon merupakan bagian dari upaya preventif untuk mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Patroli cipkon ini merupakan langkah preventif kami untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Fokus utama kami adalah menyapu bersih kejahatan malam seperti aksi gangster, tawuran, hingga balap liar yang meresahkan warga,” ujar Iptu Suroto, Senin (28/9/2026).

Baca Juga:  Kapolres Tanjung Perak Jalin Silaturahmi dengan Ulama, Perkuat Kolaborasi Demi Keamanan Sosial

Menurutnya, patroli tidak sekadar dilakukan dengan memantau arus kendaraan. Personel juga memperhatikan aktivitas kelompok pemuda yang berkumpul di lokasi tertentu, terutama pada waktu malam hingga dini hari.

Kepolisian telah melakukan pemetaan terhadap pola pergerakan kelompok gangster. Salah satu modus yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk saling menantang sebelum kelompok tersebut kemudian bertemu dan melakukan konvoi di jalan raya.

Situasi tersebut semakin memprihatinkan karena kelompok yang terlibat dalam aksi jalanan itu mayoritas masih berstatus pelajar atau anak usia sekolah.

“Sangat disayangkan, sebagian besar pelaku yang kami amankan saat pembubaran kelompok ini masih di bawah umur. Oleh karena itu, sasaran patroli kami tidak hanya memantau arus lalu lintas, tetapi juga melakukan pemeriksaan ketat terhadap kerumunan pemuda yang mencurigakan di atas jam malam,” terang Iptu Suroto.

Baca Juga:  Gemuruh Pedang, Tegaknya Disiplin: Pama Polres Salatiga Asah Keterampilan Lewat Latihan Rutin Pedang Pora

Untuk mempersempit ruang gerak aksi jalanan, personel gabungan disiagakan di sejumlah titik strategis. Mulai kawasan perbatasan kota, permukiman padat penduduk, hingga pusat-pusat keramaian masyarakat menjadi bagian dari sasaran patroli.

Kehadiran petugas di titik-titik tersebut diharapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan adanya kelompok yang berpotensi melakukan tawuran atau gangguan keamanan lainnya.

Namun, polisi menyadari bahwa persoalan kenakalan remaja tidak dapat diselesaikan hanya melalui patroli dan penindakan. Pengawasan dari keluarga dinilai memiliki peran penting untuk mencegah anak terlibat dalam lingkungan yang berpotensi menyeret mereka ke aksi kriminal.

Karena itu, Iptu Suroto meminta orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari.

“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB. Jangan biarkan mereka berkeliaran di luar tanpa tujuan yang jelas, karena sangat rentan terpengaruh lingkungan negatif,” imbau Iptu Suroto.

Baca Juga:  Pelayanan Prima: SIKARISMA RSUD dr. Iskak Tulungagung Kini Menjangkau 8 Kecamatan, Pasien Makin Nyaman

Menurut kepolisian, pengawasan keluarga menjadi salah satu benteng awal dalam mencegah keterlibatan anak dalam kelompok gangster maupun tawuran. Apalagi, komunikasi melalui media sosial dapat berlangsung cepat dan berpotensi memicu pertemuan kelompok di lokasi tertentu.

Selain meminta peran aktif orang tua, Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengajak masyarakat ikut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan.

Warga yang melihat adanya konvoi mencurigakan, kerumunan pemuda yang berpotensi melakukan tawuran, maupun aktivitas lain yang mengarah pada gangguan kamtibmas diminta segera melaporkannya kepada kepolisian.

Masyarakat dapat menghubungi Polsek terdekat atau menggunakan layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis.

Dengan patroli yang terus digencarkan dan dukungan masyarakat serta keluarga, kepolisian berharap aksi gangster, tawuran remaja, dan balap liar dapat dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas. (*)