Laporan: Ninis Indrawati

MALANG | SUARAGLOBAL.COM – Kepolisian Resor (Polres) Malang bersama tim gabungan dari TNI, BPBD, relawan, dan masyarakat lokal bertindak cepat menangani banjir besar yang melanda wilayah Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Kamis (28/11/2024).

Baca Juga:  Dirjen IDP HAM “Pulang Kampung” ke Salatiga: Sapa Warga Binaan, Teguhkan Komitmen Pemajuan HAM di Rutan

Banjir tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengakibatkan meluapnya air sungai hingga merendam permukiman warga di Desa Tambakrejo.

Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai dua meter, memaksa evakuasi darurat bagi warga terdampak. Dalam keterangannya, Kasihumas Polres Malang,

Baca Juga:  Tongkat Komando Berganti, Pelayanan Tak Boleh Mati: Kapolda Jatim Pimpin Sertijab Kapolres Tuban

AKP Ponsen Dadang Martianto, menyebutkan bahwa sebanyak 60 rumah warga di Kampung Raas, Dusun Sendangbiru, terkena dampak, melibatkan 166 jiwa dari 52 kepala keluarga (KK).

“Evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet, sementara alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur dan membuka akses jalan yang tertutup. Kami bergerak sejak dini untuk memastikan keselamatan warga,” ujar AKP Ponsen Dadang, Jumat (29/11/24).

Baca Juga:  Polwan Genap 77 Tahun, Kapolda Tekankan Profesionalisme, Ibu Asuh Ingatkan Harmoni Tugas dan Keluarga

Bersama tim gabungan, Polres Malang juga fokus pada pemulihan pascabanjir, termasuk memastikan jalur distribusi bantuan logistik terbuka kembali. Lumpur tebal yang menutupi jalan utama di kawasan terdampak segera dibersihkan agar bantuan seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat dapat disalurkan dengan lancar.

“Kondisi saat ini sudah mulai membaik, air perlahan surut, dan akses menuju lokasi terdampak sudah lebih terbuka. Kami memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” lanjut AKP Dadang.

Baca Juga:  Almuzammil Yusuf Kunjungi Jateng: Jawa Tengah Dijadikan Model Konsolidasi Nasional PKS Menuju 2029

Meskipun kondisi mulai terkendali, Polres Malang mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan. Curah hujan yang masih tinggi di wilayah Malang menjadi perhatian serius tim gabungan.

“Personel kami terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Kami meminta warga segera melapor apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Maknai Kesetaraan, Pemkab Sidoarjo Salurkan 27 Alat Bantu Dengar untuk Perkuat Akses Komunikasi Penyandang Tuna Rungu

Kerja sama yang solid antara berbagai pihak menunjukkan komitmen untuk melindungi dan membantu warga terdampak bencana. Polres Malang mengapresiasi kontribusi para relawan dan warga yang terlibat dalam penanganan banjir ini.

Banjir di Sumbermanjing Wetan menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, terutama di musim hujan. Warga diminta untuk selalu memperhatikan informasi dari pihak berwenang dan mengikuti arahan demi keselamatan bersama. (*)