Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Sebuah insiden memilukan terjadi di Waduk Kedung Ombo, Kamis (26/12/2024). Seorang lansia berusia 70 tahun, Sajuri, ditemukan tenggelam setelah dilaporkan hilang oleh keluarganya. Kejadian ini langsung direspons oleh Polsek Kemusu dengan sigap, yang mengerahkan personel untuk mengevakuasi jenazah korban.

Kapolsek Kemusu IPTU Sarjono menjelaskan bahwa laporan diterima dari anak korban, Suharno, sekitar pukul 11.00 WIB. \”Kami langsung menuju lokasi kejadian bersama tim medis untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar,\” ujarnya.

Baca Juga:  Sosialisasi Bahaya Narkoba, Menjadi Sasaran Non Fisik Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018

Peristiwa tragis ini berawal pada Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Sajuri, yang dikenal sebagai sosok lansia yang masih aktif meski memiliki keterbatasan memori, meninggalkan rumah untuk pergi ke ladang dekat Sungai Klewor. Kebiasaan ini sudah menjadi rutinitas harian korban.

Namun, hingga pukul 06.30 WIB, Sajuri tidak kunjung kembali ke rumah. Hal ini memicu kekhawatiran anaknya, Suharno, yang kemudian memulai pencarian bersama beberapa warga sekitar. Mereka mencari ke ladang, sawah, hingga lingkungan sekitar, namun tidak menemukan jejak korban.

Baca Juga:  Masyarakat Bisa Pantau Live Score Peserta Seleksi Catar Kemenkumham

Sekitar pukul 11.30 WIB, Sumadi, seorang warga yang tengah mencari ikan di Waduk Kedung Ombo, melihat sesosok tubuh mengambang di permukaan air. Saat didekati, Sumadi mengenali bahwa tubuh tersebut adalah Sajuri. Ia segera melaporkan temuan ini kepada Santos, yang kemudian meneruskan laporan kepada Polsek Kemusu.

Setelah menerima informasi tersebut, personel Polsek Kemusu bersama tenaga medis dari Puskesmas Kemusu segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban berhasil diangkat dan dipastikan identitasnya oleh pihak keluarga.

Baca Juga:  Kunjungan Inspiratif Kapolda Jatim ke Polres Tuban: Dorong Polri Lebih Adaptif, Humanis, dan Inovatif

Menurut IPTU Sarjono, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban terpeleset saat berjalan di sekitar sungai dan terbawa arus hingga ke waduk. \”Ini adalah murni kecelakaan. Kami sudah menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dimakamkan,\” tambahnya.

Kapolsek Kemusu mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan perhatian terhadap lansia, terutama yang memiliki keterbatasan fisik maupun memori. \”Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa lansia memerlukan pengawasan ekstra, terutama jika mereka memiliki kebiasaan yang berisiko. Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap keselamatan orang tua di sekitar mereka,\” tutup IPTU Sarjono. (*)