Laporan: Ninis Indrawati

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Polres Ngawi mengerahkan puluhan personel dalam rangka menjaga stabilitas keamanan selama proses penetapan pemenang Pilkada 2024. Sidang pleno terbuka yang digelar di Kurnia Convention Hall, Kamis (9/1/2025), berlangsung kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.

Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, mengungkapkan bahwa langkah pengamanan ini merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga.

Baca Juga:  52,97% Pemilih di Jawa Timur Sudah Tercoklit pada Hari Kesepuluh Coklit Pemilihan 2024

“Kami siagakan 32 personel di berbagai titik strategis, termasuk di lokasi utama dan area yang berpotensi rawan gangguan. Jika diperlukan, kami siap menambah personel sesuai kebutuhan,” ujarnya di Mapolres Ngawi, Sabtu (11/1/2025).

Selain penjagaan langsung di tempat pleno, patroli rutin terus dilaksanakan untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Polres Ngawi mengombinasikan pengamanan terbuka dan tertutup untuk meminimalisasi kemungkinan aksi anarkis atau demonstrasi yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Polres Sampang Dorong Pilkada Damai Melalui Deklarasi Kesepakatan Bersama

Peningkatan pengamanan ini juga mencakup kerja sama dengan berbagai pihak, seperti TNI, Bawaslu, dan KPU, guna memastikan seluruh rangkaian proses Pilkada berjalan sesuai peraturan yang berlaku.

Kapolres Dwi Sumrahadi turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memicu ketidakstabilan. “Mari kita jaga situasi tetap damai dan menerima hasil Pilkada dengan lapang dada demi kemajuan Ngawi,” tambahnya.

Baca Juga:  BNN dan Tempo Bersinergi: Membangun Benteng Informasi Melawan Narkotika

Menurutnya, pelaksanaan pleno kali ini menunjukkan bahwa masyarakat Ngawi memiliki kedewasaan politik yang tinggi. Ia berharap suasana kondusif ini terus berlanjut hingga seluruh tahapan Pilkada selesai sepenuhnya.

Dengan upaya sinergis dari berbagai pihak, penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih di Ngawi diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang aman, transparan, dan adil. (*)