Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Ratusan warga Dusun Alas Tipis, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, berkumpul dengan penuh antusias untuk memperingati haul ke-23 Mbah Syayyidi, yang juga dikenal sebagai Mbah Sunan Mangkurat, Minggu malam (26/01/25). Acara ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 H.

Bertempat di halaman SDN Pabean 2, rangkaian kegiatan meliputi pembacaan tahlil, doa bersama, serta ziarah ke makam Mbah Syayyidi yang diyakini sebagai Sayyid Maulana Ahmad Robithoh. Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, yang juga merupakan warga asli Dusun Alas Tipis.

Baca Juga:  Refleksi Sebelum Berbisnis: Pemkot Surabaya Gelar Founders Bootcamp untuk Calon Founder Muda

Dalam sambutannya, H. Subandi menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan warga dalam menyelenggarakan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa gotong royong merupakan kunci keberhasilan dalam setiap kegiatan masyarakat.

“Kesuksesan acara ini tidak lepas dari partisipasi bapak ibu semua. Dengan kebersamaan, segala sesuatu bisa menjadi lebih mudah,” ujar H. Subandi di hadapan para warga.

Baca Juga:  Aksi Brutal Dini Hari di Depan PG Candi: Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap 7 Pemuda Pelaku Pengeroyokan Remaja

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, Plt. Bupati menekankan bahwa haul adalah momen penting untuk mengenang jasa para leluhur serta merenungkan hakikat kehidupan dan kematian. Menurutnya, mengingat kematian dapat mendorong seseorang untuk selalu berbuat baik.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya mengenang jasa para leluhur, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa hidup ini sementara,” tambahnya.

Baca Juga:  Hujan Deras Sebabkan Pohon Tumbang, Arus Malang–Kediri Sempat Terhambat

H. Subandi juga menyoroti pentingnya menjaga hubungan baik antarwarga, terutama dengan tetangga. Ia mengingatkan bahwa tetangga adalah orang pertama yang akan memberikan pertolongan dalam keadaan darurat.

“Jaga hubungan dengan tetangga. Jika ada sesuatu yang mendesak, pasti tetanggalah yang lebih dulu datang membantu,” pesannya.

Baca Juga:  Maut di Tikungan Perak Barat: Pengendara Motor Asal Gresik Luka Berat Usai Gagal Salip Truk Trailer

Di tengah sambutannya, H. Subandi memberikan perhatian khusus pada isu kebersihan lingkungan, terutama terkait kebersihan sungai. Ia menekankan bahwa banjir yang melanda beberapa wilayah di Sidoarjo disebabkan oleh sampah yang menyumbat aliran sungai.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjutnya, telah menjalankan program kerja bakti bernama “Jihad Rawat Kali” setiap Jumat dan Minggu. Program ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan masyarakat untuk membersihkan sungai dan mengembalikan fungsinya.

Baca Juga:  Menteri PPPA: Stop Pernikahan Bawah Umur, "Nanti Mau di Kasih Makan Apa"

“Saya meminta bapak ibu semua untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai. Mari kita dukung upaya bersama menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

H. Subandi berharap semangat kebersamaan warga Dusun Alas Tipis tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan haul, tetapi juga dalam upaya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman. Dengan menjaga kebersihan serta mempererat hubungan antarwarga, ia optimistis masyarakat dapat hidup lebih harmonis.

Baca Juga:  20 Tahun Tak Tenggelam! Pancoran Waterpark Banyuwangi Siapkan Wahana Baru dan Konsep One Stop Family Adventure

Acara haul ini ditutup dengan tausiyah dari KH. Abdul Aziz Munif, pendiri Pondok Pesantren Bahrul Hidayah Sidoarjo, yang memberikan pesan moral tentang pentingnya berbuat baik kepada sesama. Tausiyah tersebut menambah khidmat suasana sekaligus memotivasi warga untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan sosial. (*)