Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menggelar reses di Sukomanunggal, Surabaya, pada Selasa (25/2/2025). Dalam pertemuan ini, warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait lapangan pekerjaan, hak penyandang disabilitas, dan kondisi infrastruktur di wilayah mereka.

Lapangan Kerja Masih Jadi Kendala

Dalam reses tersebut, Cahyo menyoroti permasalahan utama yang dihadapi warga, yaitu sulitnya mendapatkan pekerjaan, khususnya bagi lulusan SMA dan sarjana. Ia mengungkapkan bahwa industri di Sukomanunggal belum berdampak maksimal terhadap kesejahteraan warga setempat.

Baca Juga:  Sinergi Baru Polda Jatim, PT Smelting, dan Bank Jatim: Perkuat Hilirisasi Pertambangan dan Pemberdayaan UMKM

“Industri di wilayah Sukomanunggal belum memberikan dampak maksimal bagi warga sekitar. Kami akan diskusikan dengan dinas terkait agar ada program pelatihan dan kesempatan kerja lebih luas,” ujar Cahyo.

Sebagai solusi, ia berencana mendorong pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda, sehingga mereka memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan peluang kerja atau bahkan menciptakan lapangan usaha sendiri.

Perhatian Terhadap Penyandang Disabilitas

Selain masalah ketenagakerjaan, warga juga mengeluhkan kurangnya perhatian terhadap penyandang disabilitas, terutama dalam hal pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja. Menanggapi hal ini, Cahyo berjanji akan mendorong program pendampingan yang lebih baik bagi mereka.

Baca Juga:  Setya Arinugroho Dilantik Sebagai Wakil Ketua DPRD Jateng: Komitmen Kuat Sinergi untuk Kesejahteraan Rakyat

“Kami akan mengusulkan adanya program yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas, terutama dalam pendidikan dan kesempatan kerja, agar mereka memiliki hak yang sama dalam kehidupan sosial dan ekonomi,” jelasnya.

Infrastruktur dan Banjir Jadi Sorotan

Persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian utama dalam reses ini. Warga mengeluhkan kondisi jalan protokol yang kurang baik serta permasalahan banjir yang kerap terjadi di beberapa titik di Sukomanunggal.

Baca Juga:  Operasi Gabungan Gagalkan Tradisi Berbahaya: Polres Tulungagung Amankan Puluhan Balon Ilegal

Cahyo menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah kota dan provinsi untuk mencari solusi terbaik.

“Kami akan berkomunikasi dengan DPRD Kota Surabaya karena ada yang menjadi kewenangan provinsi dan ada yang menjadi kewenangan kota. Keselamatan dan kesejahteraan warga harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Reses ini menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan langsung permasalahan yang mereka hadapi, sementara Cahyo Harjo Prakoso berkomitmen menindaklanjuti aspirasi tersebut agar dapat diwujudkan dalam kebijakan yang nyata. (*)