Laporan: W Widodo

DEMAK | BERITA-GLOBAL – Jebolnya dua titik tanggul sungai Wulan di wilayah Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, telah menyebabkan arus lalu lintas jalan Pantura menuju Demak mengalami kemacetan parah, terutama di sekitar Pasar Karanganyar, Kamis (08/02/2024).

Sebagai respons atas situasi darurat ini, sejumlah aparat dari Koramil 08/Karanganyar Kodim 0716/Demak turun tangan membantu evakuasi warga yang terjebak dan mengendalikan lalu lintas di daerah terdampak banjir.

Baca Juga:  Pangdivif 1/Kostrad Secara Resmi Menutup Latihan Raider TA 2020 di Cilacap

Komandan Kodim Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., menyatakan komitmennya dalam membantu korban banjir di seputaran sungai Wulan. Tim Kodim telah dikerahkan untuk memberikan bantuan evakuasi, distribusi makanan, dan pengaturan lalu lintas.

“Kita kerahkan personel ke lokasi. Tidak hanya dari Koramil sini saja, tetapi seluruh Koramil juga kita libatkan dalam membantu korban bencana alam banjir disini. Sebagian kita posisikan di jalan Pantura untuk membantu kelancaran arus lalu lintas,” ujar Letkol Kav Maryoto.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Madiun Kota Bekuk Dua Kurir Sabu, Ratusan Gram Narkotika dan Ekstasi Disita

Banjir kali ini tergolong parah, mempengaruhi puluhan ribu rumah warga di beberapa kecamatan, termasuk Karanganyar, Dempet, dan Gajah. Dandim memohon kesadaran warga untuk segera dievakuasi demi keselamatan mereka, serta berharap agar situasi dapat kembali normal secepatnya.

“Mari kita berdoa agar banjir ini segera surut dan warga dapat kembali beraktifitas seperti sedia kala. Dan bagi warga yang tidak mau dievakuasi, kami mohon kesadarannya untuk segera evakuasi, karena jika curah hujan tinggi, banjir akan datang lebih parah lagi,” tandas Letkol Kav Maryoto.

Baca Juga:  Unik, Polwan Periksa Suaminya Dalam Kegiatan Penegakan Disiplin Polres Semarang

Berita ini disiarkan dalam upaya memberikan informasi terkini kepada masyarakat seputar perkembangan situasi banjir di wilayah Karanganyar, Demak, serta upaya penanganan yang dilakukan oleh pihak terkait. (*)