Ketua RW dan Ketua RT, Saat Menemui beritaglobal.net

Salatiga, beritaglobal.net – Perbaikan infrastruktur dalam mendukung kemudahan akses warga dalam mingkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat.

Tepatnya di wilayah RT 03 RW 02 Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, telah dikerjakan pengaspalan jalan lingkungan sejak Jumat (10/11/2017) oleh PT. Mohandas Oeloeng dari Kota Semarang.

Baca Juga:  2 Anggota Kodim 0714/Salatiga Terima Penghargaan DDS ke 25 PMI Kota Salatiga

Belum selesai proses pengerjaan pengaspalan, salah satu warga lingkungan Jalan Sukosari 1, merasa keberatan dengan kondisi jalan tersebut.

Sutikno (56 tahun), Ketua RT 03 RW 02 Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, saat ditemui beritaglobal.net, membenarkan pengerjaan jalan, baru hitungan hari dan kondisi jalan sudah rusak.
Harapan warga diwakili oleh Ketua RT 03 dan ketua RW 02, jalan yang rusak segera diperbaiki.

Baca Juga:  Kapolres Buru Akan Tindak Serius Kasus KDRT.

Upaya warga dalam mengawasi proses pengaspalan jalan adalah mendatangi kantor perwakilan PT. Muhandas Oeloeng, untuk meminta penjelasan terkait kerusakan jalan.

Siswanto (62 tahun) Ketua RW 02 Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, saat ditemui beritaglobal.net mengatakan, “Awal jalan adalah paving block dan sepengetahuan saya proses pengerjaan sudah sesuai dengan spesifikasi,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Siswanto, “karena lokasi medan dilalui adalah jalan tanjakan curam dan saat pengerjaan pengaspalan turun hujan, sehingga perekatan aspal kurang maksimal.

Baca Juga:  Turut Serta Resmikan Kampung Tangguh, Ketua Bhayangkari Polda Sumut Berikan Paket Bingkisan Kepada Warga Tanah Karo
Kondisi Keretakan Jalan Sukosari

Secara terpisah, pihak pelaksana PT. Mohandas Oeloeng, Taufik, saat dikonfirmasi beritaglobal.net menjelaskan bahwa pihaknya bertanggung jawab untuk mengulang pengaspalan jalan yang retak saat kondisi cuaca cerah dengan mengganti alat berat yang lebih kecil. (Agus Subekti)