Laporan: Ninis Indrawati

BONDOWOSO | SUARAGLOBAL.COM – Terpaan angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba menerjang Desa Kerang, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Kamis (2/4/2026), sempat membuat warga panik. Dalam hitungan menit, angin kencang memporak-porandakan sejumlah atap rumah dan menumbangkan beberapa pohon di berbagai titik.

Meski begitu, situasi berhasil segera dikendalikan berkat respons cepat dari jajaran kepolisian yang langsung turun ke lokasi kejadian begitu menerima laporan dari masyarakat.

Data sementara menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga warga dilaporkan terdampak, yakni P. Burawi, P. Helmi, dan B. Juiya. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp6 juta, terutama akibat kerusakan ringan pada bagian atap rumah.

Baca Juga:  Polisi Geledah Rumah Mewah Pimpinan Koperasi BLN di Salatiga, Dugaan Penipuan Rp 3,1 Triliun Kian Terkuak

Kapolsek Sukosari, AKP Akhmad Purwanto, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak menunggu lama untuk bergerak. Begitu laporan masuk, personel langsung diterjunkan ke lokasi guna memastikan kondisi warga dan lingkungan tetap aman.

“Kami bersama anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, pendataan, serta membantu warga membersihkan material yang terdampak. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dapat berjalan cepat dan tepat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah di Tol Batang - Semarang Diduga Sopir Mengantuk

Tidak hanya melakukan pengecekan, aparat kepolisian juga langsung melakukan pendataan detail terhadap warga terdampak. Langkah ini dinilai penting agar bantuan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran.

“Pendataan ini menjadi dasar untuk percepatan penanganan pascabencana. Kami ingin memastikan warga yang terdampak segera mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Di lapangan, suasana gotong royong tampak begitu kuat. Petugas kepolisian bersama warga dan unsur terkait bahu membahu membersihkan puing-puing atap rumah serta mengevakuasi pohon tumbang yang sempat mengganggu akses jalan.

Baca Juga:  Polda Jatim Bangun Gedung Ditreskrimsus dan Bidhumas, Komitmen Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran polisi di tengah situasi darurat dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mempercepat proses pemulihan.

“Kami merasa lebih tenang karena polisi cepat datang membantu. Mulai dari pengamanan sampai pembersihan, semua dilakukan bersama warga,” ungkap salah satu warga.

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Gerak cepat, kepedulian, serta kehadiran langsung di tengah warga menjadi bukti nyata pelayanan humanis Polri yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. (*)