Kades Istachori saat menyampaikan kondisi aliran air di wilayah desanya, dalam acara Evaluasi Masa Tanam I tahun 2018/2019 dan Rencana Masa Tanam II tahun 2019 di Balai Desa Ringinanom, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Rabu (27/02/2019).

Temanggung, beritaglobal.net – Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Progo Bogowonto Luk Ulo (BPSDA PROBOLO), selenggarakan Evaluasi Masa Tanam I tahun 2018/2019 dan Rencana Masa Tanam II tahun 2019 di balai desa Ringinanom, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, pada hari Rabu (27/02/2019) kemarin.

Baca Juga:  Denri Maulidzar Borong Tiga Emas Lewat Cabor Dayung Rowing di PON XXI Aceh Sumut

Mengundang 33 kepala desa yang sawah pertaniannya menggunakan air dari bendungan Catgawen 1 dan bendungan Catgawen 2 dan tergabung dalam P3A (Perkumpulan Petani Pengguna Air). Acara ini merupakan acara rutin yang diadakan dengan tempat bergiliran diantara anggota P3A.

Acara yang dihadiri Camat Parakan Totok Budi Wiyanto, menyampaikan dukungan dan motivasi bagi semua desa. Dengan nara sumber utama yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Temanggung, Ketut Chandra Utama, S.T., M.T.

Baca Juga:  MoU Kolaborasi BNPB dan Pramuka: Sinergi Pentahelix untuk Penanggulangan Bencana di Jawa Timur

Dalam sesi tanya jawab, Suprapto selaku Ketua P3A Caturanom mengeluhkan bahwa pintu air bendungan air di desanya bocor, dan ada banyak kerusakan yang timbul. Selepas itu Kades Bojonegoro menyampaikan bahwa tanggul DHM dibawah irigasi Catgawen jebol dan mohon untuk segera di perbaiki.

Akhir acara pertemuan dan evaluasi disepakati hasil rapat yaitu rencana MT 11 areal sawah 315 ha 30% untuk tanaman padi, 733 ha atau 70% untuk tanaman palawija.

Baca Juga:  Kunjungi Kodim 0703/Cilacap, Pangdam IV/Diponegoro Tekankan Netralitas Pemilu

Pengurangan tanaman keras disepanjang saluran irigasi Catgawen 1 hingga 4 yang berada di dalam garis sempadan juga di tuangkan dalam berita acara, yang selanjutnya akan disosialisasikan kepada seluruh Kepala Desa serta ketua GP3P (Gabungan Perkumpulan Petani Pengguna Air) masing – masing. (Ratmaningsih)