Laporan: Ninis Indrawati

PAMEKASAN | SUARAGLOBAL.COM – Menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Polres Pamekasan bersama instansi terkait menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pamekasan. Sidak ini bertujuan memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting), guna mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan meningkat, (13/02/25).

Kegiatan ini dipimpin oleh Unit III Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Satreskrim Polres Pamekasan, dengan melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Perum Bulog Sub Divre XII Madura, serta pengelola Pasar Kolpajung. Tim gabungan menyisir sejumlah kios dan lapak pedagang untuk memeriksa ketersediaan stok serta fluktuasi harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung.

Baca Juga:  Dankorbrimob Polri Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Mako Korbrimob Depok, Serukan Pentingnya Meneladani Semangat Pahlawan untuk Generasi Mendatang

Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, menegaskan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari upaya pengamanan pangan jelang hari besar keagamaan.

“Kami ingin memastikan bahwa stok bapokting tetap aman dan harga masih terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kenaikan harga yang tidak wajar,” ujar AKP Sri Sugiarto.

Baca Juga:  MAKI Jatim Bersama Tokoh Masyarakat Deklarasikan Jawa Timur Damai, Tegaskan Tolak Hoax, Provokasi, dan Fitnah

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan pun turut aktif dalam pemantauan ini. Kepala Disperindag Pamekasan, Ahmad Basri Yulianto, menjelaskan bahwa koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan gejolak pasar.

“Kami terus memantau dinamika harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan. Jika ada indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, kami siap mengambil langkah antisipatif,” jelasnya.

Baca Juga:  Bicara Dalam Kagiatan K2 Aswaja, Kivlan Zen: Masyarakat Perlu Peka Akan Munculnya Faham - Faham Komunis

Dari sisi pasokan beras, Pimpinan Cabang Perum Bulog Sub Divre XII Madura Pamekasan, Ahmad Rofii, memastikan bahwa stok beras di wilayahnya mencukupi hingga pasca-Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

“Kami sudah menyiapkan cadangan beras untuk kebutuhan masyarakat. Selain itu, kami juga berencana menggelar Operasi Pasar (OP) guna menstabilkan harga, tetapi masih menunggu arahan dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan,” tambahnya.

Baca Juga:  Menggapai Tanah Suci: 485 Jamaah Haji Sampang Mulai Diberangkatkan 8 Mei 2025

Hasil pemantauan di tingkat distributor hingga pedagang eceran menunjukkan bahwa stok bahan pokok masih melimpah dan harga relatif stabil. Hingga saat ini, belum ditemukan indikasi panic buying atau kelangkaan sembako di wilayah Pamekasan.

“Situasi masih aman dan terkendali. Kami akan terus melakukan pemantauan dan tindakan preventif agar masyarakat bisa menyambut Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bahan pokok,” tutup AKP Sri Sugiarto.

Baca Juga:  Gibran Center Dorong UMKM Jawa Timur, Gus Nur Hadi: “UMKM Adalah Motor Penggerak Ekonomi Lokal

Dengan adanya langkah antisipatif ini, diharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan, sehingga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga selama bulan penuh berkah ini. (*)