Laporan: W Widodo

UNGARAN | BEEITA-GLOBAL.COM – Dalam langkah konkret untuk mencegah penyebaran demam berdarah, Dandim 0714/Salatiga, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, SE,.M,Si, dan Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, SH.,MH memimpin bersih-bersih pasar. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada kebersihan pasar tetapi juga pada eliminasi tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus penyebab demam berdarah.*

Baca Juga:  Rotasi Strategis Polri: Kombes Pol Budi Hermanto Jabat Dirreskrimsus Polda Jatim, Estafet Kepemimpinan di Malang dan Surabaya

*Dandim dan Bupati, bersama Forkopimda Kabupaten Semarang, aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Apel karya bhakti di Pasar Babadan Kelurahan Langensari Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang, Jumat (09/12), menjadi momentum untuk memimpin upaya bersih-bersih.*

*Dandim menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya respons terhadap ancaman demam berdarah, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebersihan pasar Babadan dan kesehatan masyarakat. “Kita berharap menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.*

Baca Juga:  Tragedi Konser Hardcore: Pemuda Tewas Dikeroyok, Empat Pelaku Berhasil Diamankan Polres Tanjung Perak

*Bupati Semarang menambahkan, partisipasi aktif dari pelaku usaha dan warga sekitar pasar sangat penting dalam menjaga kebersihan pasar. “Pasar ku Resik, Rejeki ku Yo Apik, bukan hanya mengandalkan kegiatan hari ini tetapi harus dilaksanakan secara kontinyu,” ungkap H. Ngesti.*

Baca Juga:  Aksi Dini Hari! Polsek Long Kali Bongkar Peredaran Sabu di Dusun Sekiet, S Dibekuk Bersama Barang Bukti

*Dandim dan Bupati berharap upaya ini merangsang kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan untuk melindungi diri dan lingkungan dari penyakit yang membahayakan. Anggota Kodim 0714/Salatiga, Aparat pemerintah Kabupaten Semarang, dan warga turun tangan menghilangkan genangan air, membersihkan saluran pembuangan, serta melakukan fogging untuk mengatasi potensi sarang nyamuk secara efektif. (*)