DEMAK | BERITA-GLOBAL – Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Kav Maryoto, S.E., M.Si., M.M., menghimbau warga dari beberapa desa yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Karanganyar untuk evakuasi ke tempat yang aman. Hal tersebut dilakukan karena didapati masih banyak warga yang enggan dievakuasi oleh petugas, Kamis (08/02/2024).

Dandim berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya. Dengan didampingi Danramil 08/Karanganyar dan unsur Forkopincam serta BPBD, Dandim mengajak warga untuk mau dievakuasi oleh petugas, mengingat hingga saat ini debet air di sungai Wulan belum juga surut.

Baca Juga:  Tulungagung Pacu Perbaikan Layanan Informasi Publik, Targetkan Respon Lebih Cepat di 2025

“Kita imbau warga untuk mau dievakuasi petugas ke tempat yang aman atau posko-posko bencana alam yang disediakan. Ini meminimalisir adanya korban jiwa,” kata Dandim.

Dandim menambahkan, untuk membantu korban bencana banjir, pihaknya bekerjasama dengan BPBD, Pemkab Kabupaten Demak dan relawan membuat dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum warga terdampak bencana banjir yang seluruhnya tersebar di beberapa titik lokasi di wilayah Kecamatan Karanganyar dan beberapa kecamatan lainnya yang tedampak banjir.

Baca Juga:  Budaya Tertib Jadi Target Utama Operasi Keselamatan Semeru 2026 di Lumajang

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan stake holder terkait dan Pemkab Kabupaten Demak untuk segera melakukan penanganan mengenai tanggul yang jebol. Mengingat saat ini musim penghujan, jika tidak segera ditangani dikawatirkan akan mengalami banjir kembali.

Baca Juga:  Satlantas Polres Boyolali Hadirkan Badut untuk Berikan Edukasi Lalu Lintas: Upaya Meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan

“Kita sudah berkoordinasi dengan pemkab dan elemen terkait. Untuk saat ini alat berat belum bisa sampai ke titik lokasi tanggul jebol, karena terkendala jalur yang terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa. Semoga nanti cepat ditangani jika air banjir sudah mulai surut,” pungkas Dandim. (*).