Dansatgas TMMD Ke 120 Kodim 1506/Namlea Tinjau Langsung Lahan Hanpangan.

 

Dansatgas TMMD ke-120 Kodim 1506/Namlea,Letkol Arh Agus Nur Fujiyanto, meninjau langsung lokasi Ketahanan Pangan di Desa Waenetat.

Laporan: Fajrin N S Salasiwa

NAMLEA | SUARAGLOBAL.COM – Dansat TMMD ke 120 Kodim 1506/Namlea Letkol Arh Agus Nur Fujiyanto, meninjau langsung lahan ketahanan pangan di wilayah Sekitar Sasaran Fisik Program TMMD Ke 120 yang berada di Desa Waenetat, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru. Rabu (15/05/2024).

Perjalanan menuju lokasi lahan ketahanan pangan yang berjarak kurang lebih 10 Km dari Wilayah Sasaran Fisik Program TMMD membutuhkan perjuangan cukup berat karena melalui medan yang susah dan cukup ekstrem, namun hal tersebut bukan menjadi suatu hambatan bagi Dansatgas TMMD bersama dengan rombongan.

Baca Juga:  Sinoeng N Rachmadi Naik Angkot Serahkan Berkas Pendaftaran di DPD PKS, Berkomitmen Akan Selalu Dekat Masyarakat Salatiga

Diketahui bahwa Program Ketahanan Pangan ini merupakan salah satu program Nasional untuk mensejahterakan masyarakat dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

“Ini tentunya merupakan program Nasional dalam upaya mensejahterakan rakyat dengan bentuk pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan yang produktif,”terang Letkol Agus Nur Fujiyanto.

Baca Juga:  Dorong 20.000 UMKM Naik Kelas, Wabup Sidoarjo Dukung Bazar Ramadhan Gemati dan Dana Bergulir Rp 50 Juta

Peninjauan yang dilakukan oleh Dansatgas TMMD ke 120 tersebut merupakan kegiatan untuk memantau secara langsung kondisi lahan ketahanan pangan yang ada di wilayah Desa Waenetat Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru.

Dalam kesempatan tersebut Dansatgas mengatakan kepada Kepala Desa Waenetat Suardi (50) dan kelompok tani di Desa Waenetat ucapan terima kasih telah melaksanakan kegiatan peningkatan ketahanan pangan. 

Baca Juga:  Polemik Guyub RW: Ini Versi Pemkot Salatiga Dalam Konferensi Pers

“Saya berpesan agar kegiatan seperti ini terus di jaga dan dipertahankan, kami dari Satgas TMMD Ke 120 Kodim 1506/Namlea siap untuk mendukung dan mendampingi kegiatan ketahanan pangan yang dilakukan dan tanaman apa yang sekiranya dapat ditanam agar di tanam untuk meningkatkan produktivitas,“pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!