Personel TNI dari Yonkav 8/Tank Kostrad bersama dengan anggota Polri bahu membahu menyiapkan logistik di dapur umum untuk warga Pasuruan yang kurang mampu terdampak pandemi Covid-19. (Foto: Dok. Dispenad)

Pasuruan, beritaglobal.net – Batalyon Kavaleri 8/Tank Kostrad menggelar dapur umum untuk menyediakan logistik bagi masyarakat Pasuruan yang kurang mampu. Sebagai bentuk kepedulian di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Tetes Darah untuk Kemanusiaan: Polresta Malang Kota dan Serdik Sespimma Rayakan HKN 2025 dengan Aksi Nyata

Hal tersebut disampaikan Danyonkav 8/Tank Kostrad, Letkol Kav Suntara Wisnu Budi H, S.H., M.Sc., dalam rilis tertulisnya diterima beritaglobal.net, Senin (20/04/2020).

“Dapur umum yang mulai dibuka pada Minggu (19/04/2020), merupakan kerja sama dengan PemKab Pasuruan dan pihak Kepolisian setempat, yang digelar di Asrama Yonkav 8/Tank, Beji, Pasuruan,” ungkapnya.

“Terdapat sekitar 50 personel dalam penyelenggaraan dapur umum ini, mulai penyiapan sarana prasarana, belanja bahan, proses memasak sampai dengan pendistribusian,” jelas Suntara.

Baca Juga:  Keributan Pelajar Pecah di Simpang Grogol, Warga dan Polisi Bergerak Cepat Berhasil Redam Situasi 

Pada kesempatan tersebut, Danyonkav dan Kapolres Pasuruan menyerahkan nasi bungkus secara simbolis kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah binaan masing – masing.

“Pemberian nasi bungkus dikhususkan bagi warga seperti tukang becak, ojol, dan warga yang memang pantas menerimanya. Untuk proses pendistribusiannya pun kami awasi secara langsung,” tutur Suntara.

Baca Juga:  Dari Upacara Bendera, Kapolsek Nongkojajar Edukasi Pelajar tentang Medsos dan Bahaya Narkoba

Selain menyediakan logistik, tambah Suntara, satuannya juga membagikan masker untuk masyarakat yang kedapatan belum mengenakan masker, baik di rumah maupun di jalanan.

“Kegiatan bagi-bagi masker merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah, mengenai wajib memakai masker selama adanya wabah virus Covid-19 saat ini,” pungkasnya. (Johanes)