Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Gemuruh semangat juang dan disiplin tinggi membuahkan hasil manis! Kontingen karate Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) binaan Polres Pasuruan sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Kejuaraan Karate Piala Kapolda Jawa Timur 2026 yang digelar di Surabaya, Sabtu (28/3/2026).

Tak tanggung-tanggung, tim ini berhasil memborong enam medali sekaligus, terdiri dari 1 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, di tengah ketatnya persaingan hampir 800 peserta dari berbagai Polres serta kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Sorotan utama jatuh pada Vero yang tampil gemilang dan sukses mempersembahkan medali emas. Sementara itu, Hana, Yuda, dan Mutiara menunjukkan performa impresif hingga meraih medali perak. Tak kalah membanggakan, Lintang dan Elsa turut menyumbangkan medali perunggu lewat perjuangan sengit di arena pertandingan.

Baca Juga:  Prajurit Sejati Bekerja dengan Hati: Jejak Pengabdian Korem 073/Makutarama Resmi Dibukukan

Para atlet ini bukanlah nama besar dari klub elite, melainkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan yang digembleng secara intensif di bawah naungan Inkanas Polres Pasuruan. Namun, semangat dan kerja keras mereka mampu menembus batas dan bersaing dengan atlet-atlet terbaik Jawa Timur.

Pembina Inkanas Polres Pasuruan, Joko Suseno, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari latihan disiplin tanpa mengenal waktu, bahkan di tengah tantangan fisik saat bulan Ramadan.

“Persiapan kami hampir satu bulan penuh, dimulai sejak bulan puasa. Di saat kondisi fisik diuji, anak-anak justru tetap disiplin menjalani latihan. Dari situ mental mereka terbentuk dan lebih siap saat bertanding,” ujarnya dengan bangga.

Baca Juga:  Peran Keluarga dalam Pemulihan: RSUD dr. Iskak Tetapkan Prosedur Kunjungan di Balai Rehabilitasi Napza

Ia mengakui, sejak awal tim memang menargetkan dua medali emas di kelas kadet serta tiga perak di kelas pemula. Meski target emas belum sepenuhnya tercapai, hasil ini tetap dinilai sebagai prestasi yang patut diapresiasi.

“Target memang penting sebagai arah, tapi progres dan keberanian saat bertanding jauh lebih utama. Hari ini mereka sudah menunjukkan kualitas dan semangat juang luar biasa,” tambahnya.

Salah satu atlet peraih medali, Lintang, mengungkapkan bahwa pertandingan berlangsung sangat ketat karena diikuti atlet-atlet unggulan dari seluruh Jawa Timur. Namun, ia berhasil menjaga fokus hingga akhir laga.

“Pertandingannya sangat menantang. Saya berusaha tetap tenang, fokus pada teknik, dan tidak terbawa suasana. Alhamdulillah bisa menyumbang medali,” tuturnya.

Baca Juga:  Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergitas, Karutan Salatiga Berkunjung ke Polres Salatiga

Ketua pelatih, Chandra, menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Ia berharap para atlet terus mengasah kemampuan dan mental tanding mereka.

“Ini menjadi modal penting ke depan. Kami ingin anak-anak ini terus berkembang dan siap bersaing di level lebih tinggi, termasuk ajang nasional seperti Piala Kapolri,” tegasnya.

Ke depan, dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk memperkuat pembinaan atlet muda di Kabupaten Pasuruan. Dengan konsistensi latihan dan semangat pantang menyerah, bukan tidak mungkin lebih banyak prestasi gemilang akan lahir dari dojo sederhana ini. (*)