Laporan: Wahono

TEMANGGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah depo kayu milik Eko Prasetyo (49), warga Dusun Candisari, Desa Batursari, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, pada Selasa (2/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kobaran api yang muncul tiba-tiba membuat warga panik, namun berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, bangunan ruko di sebelah depo berhasil diselamatkan.

Peristiwa bermula saat Tri, salah satu warga yang menjadi saksi mata, melihat percikan api besar dari belakang depo. Menyadari bahaya, ia mencoba mengecek kondisi di dalam bangunan, namun akses tertutup karena pintu gerbang terkunci gembok. Tri pun segera melapor ke Kantor Damkar Pos WMK Candiroto.

Baca Juga:  Semangat Kebangkitan Nasional: Polres Nganjuk Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Tak lama kemudian, tim pemadam diterjunkan ke lokasi dengan kekuatan penuh. “Kami mengerahkan 11 personel, dibantu 2 unit armada Fire Truck Ayaxx dan 2 unit tangki water supply dari Mako dan Pos Candiroto,” jelas Fajar, salah satu petugas pemadam di lapangan.

Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap bagian belakang depo kayu. Petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain. Proses ini berlangsung cukup dramatis karena material kayu yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Namun, berkat kesigapan tim Damkar, kobaran api dapat dijinakkan sebelum menghanguskan ruko yang berdiri tepat di sebelahnya.

Baca Juga:  Dominasi Bangkalan di POPDA XIV Jatim 2024, Perolehan Emas Tertinggi

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya satu bangunan ruko yang terdampak sebagian, selebihnya bisa diselamatkan,” ungkap Fajar.

Sementara itu, Eko Prasetyo selaku pemilik depo mengaku sangat bersyukur atas kecepatan petugas dalam menangani musibah tersebut. Menurutnya, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp500 juta. Namun, ia lega karena aset utama berupa bangunan ruko senilai Rp1 miliar berhasil diselamatkan.

Baca Juga:  Seleksi Karyawan SPPG Nganjuk Diikuti 72 Peserta, Polres Hadirkan Transparansi hingga Akuntabilitas

“Saya sangat berterima kasih kepada petugas Damkar. Kalau tidak segera ditangani, mungkin ruko saya juga habis dilalap api,” kata Eko dengan nada haru.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib. Polisi bersama petugas terkait masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Musibah ini menjadi pengingat bagi warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang menyimpan material mudah terbakar seperti kayu. (*)