Detik-Detik Dapur Rumah Warga Salatiga Dilalap Si Jago Merah, Tiga Unik Mobil Damkar Dikerahkan

Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Kepanikan sempat menyelimuti kawasan Jalan Muwardi Nomor 6, Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Selasa (16/6/2026) siang. Sebuah dapur rumah milik warga dilalap si jago merah hingga memaksa petugas pemadam kebakaran turun tangan.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kelalaian saat memasak. Beruntung, respons cepat petugas Damkar Kota Salatiga berhasil mencegah api merembet ke bagian rumah lainnya.
Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Salatiga, Asih Budi Lestari, menjelaskan laporan kebakaran diterima melalui Mako Damkar Salatiga pada pukul 13.02 WIB.
Begitu menerima informasi dari warga, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.04 WIB. Hanya dalam waktu dua menit, armada pemadam tiba di lokasi kejadian pada pukul 13.06 WIB.
“Tiga unit kendaraan pemadam kami kerahkan, yakni H 8240 XB, H 8047 XB, dan H 8015 XB. Lokasi kebakaran berjarak sekitar satu kilometer dari markas,” ujar Asih.
Menurutnya, api pertama kali muncul dari ruang dapur rumah milik Bunyati. Sebelum petugas datang, saksi yang berada di lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan karung goni.
Namun kobaran api yang terus membesar membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Api diduga berasal dari dapur akibat kelalaian saat memasak. Saksi sempat melakukan pemadaman menggunakan APAR dan karung goni, tetapi api tidak berhasil dipadamkan,” jelasnya saat dihubungi suaraglobal.com
Setelah upaya mandiri gagal, pemilik rumah meminta bantuan warga sekitar untuk segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Setibanya di lokasi, Regu 3 Damkar Kota Salatiga langsung melakukan pemadaman dan pendinginan. Objek yang terbakar berupa dapur berukuran sekitar 3 x 3 meter.
Berkat kerja cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bangunan utama maupun rumah di sekitarnya.
Proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 13.54 WIB. Selanjutnya petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi penanganan berakhir dan seluruh personel kembali ke markas pada pukul 14.20 WIB.
Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Salatiga mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri, serta PMI Kota Salatiga. Sementara kebutuhan pasokan air pemadaman dipenuhi melalui pengisian dari PDAM Cebongan.
Meski menyebabkan kerusakan pada bagian dapur rumah, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
“Saat ini nilai kerugian masih dalam tahap penyelidikan. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah kelalaian saat memasak,” tegas Asih.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dapur. Kelalaian sekecil apa pun dapat memicu kebakaran yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa maupun harta benda. (*)








Tinggalkan Balasan